Ryonaldo Juliantino Terpilih Aklamasi Pimpin Muaythai Sumsel 2026-2030

Ryonaldo Juliantino Terpilih Aklamasi Pimpin Muaythai Sumsel 2026-2030
Foto: Pengurus Muaythai Sumsel
SUMSEL
Jumat, 15 Mei 2026  21:40

Palembang, Aliansinews"

Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sumatera Selatan yang digelar Jumat (15/5/2026) menetapkan Ryonaldo Juliantino, S.Kom., MAP sebagai Ketua Muaythai Sumsel periode 2026-2030 secara aklamasi.

Dalam kepengurusan baru tersebut, H. Darmawan, S.H., M.H dipercaya sebagai Wakil Ketua, Herlenah, S.E., M.Si menjabat Sekretaris, Sari Afriani, S.Pd., M.Si sebagai Wakil Sekretaris, KGS M. Irawan, A.Md sebagai Bendahara, serta Ice Trisnawati, S.E., S.T., M.T sebagai Wakil Bendahara.

Usai Musprovlub, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Muaythai Sumsel periode 2026-2030 serta pelantikan pengurus Muaythai dari 11 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.

Ketua Muaythai Sumsel terpilih, Ryonaldo Juliantino mengatakan dirinya menerima amanah tersebut untuk segera membenahi organisasi dan memperkuat pembinaan atlet di daerah.

“Kami ingin organisasi ini cepat bergerak, membina camp-camp yang ada dan menyelesaikan persoalan organisasi sehingga pengurus kabupaten dan kota bisa fokus membina atlet-atlet mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan Muaythai Sumsel memiliki potensi atlet yang besar dan menargetkan prestasi maksimal pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang di Sulawesi Utara.

“Target kita tentu emas. Atlet Muaythai Sumsel sebenarnya ada dan potensial. Selama ini banyak atlet berpindah ke cabang olahraga lain karena organisasi tidak sehat. Ke depan hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

Menurut Ryonaldo, setelah pelantikan pihaknya akan langsung melakukan pembinaan terhadap klub-klub Muaythai di Sumsel. Saat ini di Kota Palembang sendiri tercatat terdapat tujuh klub aktif.
Selain pembinaan, Muaythai Sumsel juga akan memperluas pengenalan olahraga tersebut ke lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami ingin membumikan Muaythai. Kami akan berkomunikasi dengan SMP, SMA dan SMK agar Muaythai bisa masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, S.H., M.H menyambut baik pelaksanaan Musprovlub Muaythai Sumsel dan berharap kepengurusan baru mampu membawa prestasi bagi daerah.

“Kedepan kita membutuhkan pengurus yang benar-benar mau berkorban untuk olahraga. Meski anggaran saat ini mengalami efisiensi, kami tetap berusaha agar pembinaan olahraga berjalan maksimal,” katanya.

Ia juga menegaskan KONI Sumsel terus berupaya menjaga tata kelola organisasi yang baik tanpa meninggalkan persoalan hukum maupun administrasi.

“Tahun ini anggaran memang turun, tetapi kami tetap berusaha agar seluruh program pembinaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Terkait persiapan PON, Tubagus menegaskan KONI akan fokus mendukung atlet-atlet berprestasi yang telah dibina oleh Pengprov Muaythai Sumsel.

“Tugas KONI membina atlet yang sudah berprestasi, sedangkan tugas pengprov melahirkan atlet-atlet potensial dan berprestasi,” tegasnya.

Kepala Seksi Olahraga Prestasi, Industri dan Promosi Olahraga Dispora Sumsel, Max Irwanto turut mengapresiasi suksesnya Musprovlub Muaythai Sumsel.

Ia berharap kepengurusan baru dapat melahirkan pelatih, wasit dan juri berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Walaupun anggaran saat ini minim karena efisiensi, kami berharap Muaythai Sumsel tetap mampu menjadi penyumbang medali di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian PB Muaythai Indonesia, Dr. Fachrul Razi, S.IP menegaskan bahwa tantangan terbesar Muaythai Sumsel bukan hanya bersaing dengan daerah lain di Indonesia, tetapi juga menghadapi negara asal olahraga tersebut, Thailand.
“Lawan kita bukan Jakarta atau Surabaya, tapi Thailand. Sumsel sebagai tanah Sriwijaya harus mampu melahirkan petarung Muaythai yang bisa bertarung di level internasional,” ujarnya.

Fachrul juga menargetkan Pengprov Muaythai Sumsel mampu meraih minimal dua medali emas pada PON mendatang.
Ia menilai selama ini banyak atlet berpindah ke daerah lain akibat minimnya kompetisi dan pertandingan di Sumsel.

“Kalau tidak ada pertandingan, atlet tidak punya jam terbang. Pengurus jangan sibuk dengan urusan internal, tetapi harus memperbanyak event agar atlet berkembang,” pungkasnya.(Hanny)

TAG:
#
Berita Terkait
Polrestabes Palembang Ungkap Kasus Pencurian Kabel Rp20 Juta, Tiga Tersangka Terancam Pidana Kurungan
Polrestabes Palembang Ungkap Kasus Pencurian Kabel Rp20 Juta, Tiga Tersangka Terancam Pidana Kurungan
Polrestabes Palembang Ungkap Kasus Pencurian Kabel Rp20 Juta, Tiga Tersangka Terancam Pidana Kurungan
Polrestabes Palembang Ungkap Kasus Pencurian Kabel Rp20 Juta, Tiga Tersangka Terancam Pidana Kurungan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
KBO Sat Reskrim Polres Muba Bantah Tuduhan Pungli terhadap Sopir Truk Minyak
Aliansi Indonesia: Tidak Ada Ruang bagi Koruptor
Jum'at berkah, polsek cigudeg bagikan 800 cup, bubur dan roti untuk pererat hubungan dengan masyarakat
Sekjen LAI: Kami fokus pada pembenahan sistem
IBCA MMA Sumsel Bersiap Bangkit, Ketua Baru Canangkan Event Nasional dan Pembinaan Atlet
Indeks Berita