Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi

Palembang, Aliansinews"—
SMK Penerbangan Sriwijaya menggelar Pentas Kreativitas sekaligus Pengalungan Gordon Taruna Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan sekaligus penyerahan kembali para taruna dan taruni kepada orang tua setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
Acara berlangsung meriah dan penuh haru dengan dihadiri sejumlah tokoh pendidikan, tamu undangan, orang tua siswa, hingga para taruna dan taruni. Turut hadir Ketua Yayasan Wiyata Sriwijaya Dr. Drs. H. Muhammad Nasir Nata, S.H., M.H., Kasi Peserta Didik Bidang SMK Dinas Pendidikan Sumsel Ahmad Anuar, S.Pd., M.M., Direktur Utama PT Onga Wisata Ahmad Kurniawan, S.I.Kom., Founder Forum Masyarakat Berdaya Ki Edi Susilo, S.Pd., serta Pengawas SMK Kota Palembang Muhammad Nuril, M.Ikom.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Iman Subarno, M.M., yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.
Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, Iman Subarno menyampaikan bahwa prosesi pengalungan Gordon bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan simbol dimulainya perjalanan generasi muda Sumsel menuju masa depan.
“Hari ini kita menyaksikan take off generasi emas Sumatera Selatan menuju cakrawala masa depan. Kelulusan ini adalah landasan pacu bagi para taruna dan taruni untuk menghadapi dunia kerja dan tantangan global,” ujarnya.
Ia menegaskan, perkembangan dunia aviasi dan pariwisata saat ini telah dipengaruhi teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), serta otomatisasi. Namun demikian, menurutnya karakter dan nilai kemanusiaan tetap menjadi hal utama yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi.
“Secanggih apa pun teknologi, ada satu hal yang tidak dapat digantikan mesin, yakni karakter, adab, dan kemanusiaan,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, lanjutnya, berharap lulusan SMK mampu menjadi generasi yang siap kerja, siap berwirausaha, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa melupakan nilai-nilai lokal.
“Terbanglah setinggi-tingginya, namun tetap berpijak pada kearifan lokal Sumatera Selatan serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pesannya kepada para lulusan.
Sementara itu, Kepala SMK Penerbangan Sriwijaya, Surono, S.Pd., Gr., menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa selama menempuh pendidikan. Ia mengatakan, sekolah terus mendorong siswa untuk berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.
Menurutnya, sejumlah siswa berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Selatan, termasuk dalam lomba literasi dan kompetisi bahasa Korea.
“Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah karena anak-anak mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat provinsi,” ujar Surono.
Wakil Kepala Kurikulum SMK Penerbangan Sriwijaya, Wiwin Sartika, turut mengapresiasi kemampuan dan kreativitas para taruna dan taruni yang dinilainya memiliki talenta luar biasa di berbagai bidang.
“Pada dasarnya taruna SMK Penerbangan memiliki talenta yang sangat luar biasa, tinggal bagaimana dibimbing dan diarahkan,” ungkap Wiwin.
Menurutnya, kegiatan Pentas Kreativitas dan Penyematan Gordon tersebut berawal dari keinginan siswa kelas XII untuk menampilkan berbagai bakat serta prestasi yang pernah diraih saat mengikuti perlombaan dengan sekolah lain.
“Mereka ingin menunjukkan kemampuan di depan orang tua dan tamu undangan sekaligus menjadikan momen ini sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan mereka di sekolah,” katanya.
Wiwin menjelaskan, keberhasilan acara tersebut tidak lepas dari kerja keras para siswa yang terlibat langsung dalam persiapan kegiatan, mulai dari pembentukan panitia, melatih adik tingkat sebagai pengisi acara, hingga menentukan konsep penampilan dan penyebaran undangan.
“Alhamdulillah semuanya berjalan baik berkat kerja sama dan semangat mereka,” ujarnya.
Dalam pentas kreativitas tersebut, para siswa menampilkan berbagai kemampuan, seperti atraksi LTBB Pramuka, kreasi gerakan khas sekolah, fashion show seragam, penampilan seni tari, hingga ajang pemilihan kategori putra-putri terbaik.
Menurut Wiwin, hal itu membuktikan bahwa sistem pendidikan semi militer dan disiplin yang diterapkan sekolah tidak menghilangkan kreativitas dan kemampuan seni para siswa.
“Justru disiplin yang mereka jalani mampu membentuk karakter sekaligus mengembangkan bakat mereka di bidang seni dan kreativitas,” jelasnya.
Salah satu taruni berprestasi, Ellen Syafri Wijaya turut membagikan pengalaman dan pencapaiannya selama menempuh pendidikan di SMK Penerbangan Sriwijaya. Ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga, namun ada tiga pencapaian yang paling membekas baginya.
“Banyak sekali penghargaan dan pengalaman yang saya dapatkan selama berada di SMK Penerbangan Sriwijaya, tetapi ada tiga pengalaman yang paling berkesan bagi saya,” ujar Ellen.
Ia mengatakan, salah satu pengalaman terbaiknya adalah saat dipercaya menjadi Brand Ambassador GYM (Green Young Movement A-2). Melalui kegiatan tersebut, dirinya berkesempatan mewakili teman-teman BPPI mengikuti wisuda di Jakarta tepatnya di Manggala Wanabakti pada 3 Oktober 2024 lalu.
Selain itu, Ellen bersama timnya juga berhasil meraih Juara II Lomba Penjelajahan tingkat Kota Palembang yang diselenggarakan Kwarcab Palembang pada tahun 2024.
Tak hanya itu, pada tahun 2025 ia kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Lomba Cerdas Cermat bertema Literasi Budaya Palembang.
Menurut Ellen, seluruh pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan hanya bisa diraih melalui usaha, pengorbanan, doa, dan kemauan untuk terus belajar.
“Untuk meraih apa yang kita inginkan harus ada usaha dan keinginan untuk terus belajar. Kita juga harus siap menerima bahwa setiap pencapaian pasti ada pengorbanan, usaha, doa, dan keberanian untuk terus mencoba tanpa takut gagal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semua perjuangan yang dilakukannya selama ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan impian sekaligus membanggakan orang-orang yang disayanginya.
“Saya memiliki impian yang tinggi. Untuk mencapai itu, saya harus terus berkembang dan terus memiliki pencapaian yang berlanjut. Semua ini saya lakukan untuk membanggakan orang-orang yang saya sayangi,” tutup Ellen.
Menutup kegiatan, Surono kembali berpesan kepada seluruh lulusan agar terus belajar, menjaga nama baik almamater, serta menghormati orang tua.
“Kesuksesan tidak lepas dari doa orang tua. Di mana pun kalian berada nanti, tunjukkan bahwa alumni SMK Penerbangan Sriwijaya memiliki akhlak yang baik, disiplin, dan mampu membawa nama baik sekolah,” tutupnya.
(Hanny)











