Tiba di KPK, Bupati Lombok Barat kenakan masker dan wajah tertunduk

Tiba di KPK, Bupati Lombok Barat kenakan masker dan wajah tertunduk
Foto: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (tengah) menundukkan wajah saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) malam.
TIPIKOR
Senin, 20 Jul 2026  23:33

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) malam.

Ahmad Zaini bersama enam orang lainnya diboyong ke Jakarta setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Nusa Tenggara Barat.

Pantauan media, Lalu Ahmad tiba di Gedung KPK sekitar pukul 21.59 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja biru berjaket krem, mengenakan topi dan masker yang menutupi wajahnya. Dia menundukkan wajahnya dari sorotan kamera wartawan.

Lalu Ahmad hanya diam dan tidak memberikan komentar sedikit pun kepada awak media yang menunggu. Ia langsung berjalan menuju ruang pemeriksaan didampingi oleh tim penyidik KPK.

Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama 18 orang lainnya dalam OTT, Senin (20/7/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tertutup yang dilakukan tim penindakan.

"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi Prasetyo kepada awak media.

Menurut Budi, operasi penangkapan dilakukan di beberapa lokasi di Kabupaten Lombok Barat sejak pagi.

Bupati Lombok Barat diamankan di rumah dinasnya, sedangkan orang lainnya ditangkap di lokasi berbeda sebelum seluruhnya dibawa ke Mako Brimob Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan awal.

Penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut.

"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," ujar Budi.

KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan penerimaan suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Sebanyak 19 orang yang diamankan berasal dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat hingga swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek yang sedang diselidiki.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini, termasuk Bupati diamankan pagi ini di rumah dinas. Kemudian pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat," jelas Budi.

TAG:
#ott bupati lombok barat
#lombok barat
#ott
#kpk
Berita Terkait
Usai geledah rumah Bobby Adhityo Rizaldi, KPK periksa 5 ASN BPK
Usai geledah rumah Bobby Adhityo Rizaldi, KPK periksa 5 ASN BPK
Usai geledah rumah Bobby Adhityo Rizaldi, KPK periksa 5 ASN BPK
Usai geledah rumah Bobby Adhityo Rizaldi, KPK periksa 5 ASN BPK
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Merendahkan Profesi Wartawan, RAJAWALI: Permintaan Maaf Tak Cukup, Hukum Harus Berjalan AdilĀ 
OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan 2 orang lain jadi tersangka
Nilai putusan otak pembunuhan Kacab Bank BUMN tak adil, keluarga kecewa
SIRA dan PST Desak Komjak RI Selidiki Dugaan Ketidaksesuaian Dakwaan Kasus Korupsi Irigasi
Dugaan penculikan, atlet Golf Jesslyn Wijaya terdeteksi di Malaysia
Indeks Berita