Sinergi Organisasi Mahasiswa dan Desa: Kementrian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Tinjau Langsung Program PPK ORMAWA HMTL UNUD di Desa Tihingan

Klungkung, November 2025 — Desa Tihingan kembali menjadi pusat perhatian dengan hadirnya tim visitasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama perwakilan Belmawa untuk melakukan penilaian langsung terhadap kinerja dosen pendamping, ORMAWA HMTL, serta tim pelaksana PPK ORMAWA Universitas Udayana.
Visitasi ini sekaligus menjadi ajang evaluasi dan pemantauan program yang sedang dijalankan di Desa Tihingan.
Acara visitasi yang dipusatkan di Balai Desa Tihingan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Perangkat Desa Tihingan, LPPM Universitas Udayana, seluruh Kelompok Sekaa Kertih di setiap Banjar, Sekaa Kertih Cilik, tokoh adat, masyarakat desa, DLHP Kabupaten Klungkung, mitra PPK Ormawa HMTL, Koordinator Program Studi Teknik Lingkungan, dosen pendamping, Babinsa, Bhabinkamtibnas, serta perangkat pendukung lainnya.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan solid terhadap keberlanjutan program.
Dalam sesi pemaparan, tim PPK ORMAWA HMTL UNUD menyampaikan capaian kegiatan, penggunaan teknologi tepat guna, hingga progres pendampingan masyarakat yang telah berjalan secara intensif.
Berbagai program unggulan seperti peningkatan kapasitas kelompok lokal, penguatan sistem lingkungan, dan penerapan teknologi berbasis masyarakat mendapatkan perhatian khusus dari tim visitasi.
Selain penilaian administratif dan pemaparan capaian, tim Kementerian dan Belmawa juga melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung implementasi program di Desa Tihingan.
Mereka meninjau bagaimana mahasiswa menjalankan pemberdayaan masyarakat, efektivitas pendampingan, serta dampak awal yang sudah mulai dirasakan warga.

Perwakilan Kementerian menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat.
“Keterlibatan semua unsur desa menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan sangat baik. Kami menilai kolaborasi ini menjadi fondasi penting agar manfaatnya bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Masyarakat dan kelompok Sekaa Kertih menyampaikan masukan, harapan, serta pengalaman selama bekerja sama dengan mahasiswa.
Hal ini menjadi bahan penilaian penting terkait keberhasilan pendampingan dan penerapan program di lapangan.
Prebekel Desa Tihingan menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Desa Tihingan sebagai lokasi implementasi program yang mendapat perhatian nasional.
“Kunjungan ini memberi motivasi besar bagi kami untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendukung program berbasis lingkungan,” ungkapnya.
Visitasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, pemerintah desa, dan kementerian dalam menghadirkan program pengembangan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, PPK ORMAWA HMTL UNUD optimis dapat memberikan dampak nyata bagi Desa Tihingan.












