BNPB: 4 lokasi longsor di Bener Meriah Aceh bisa diakses

BNPB: 4 lokasi longsor di Bener Meriah Aceh bisa diakses
Foto: 4 lokasi longsor di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, berhasil dibuka. (Dok. Antara)
PERISTIWA
Selasa, 02 Des 2025  08:52

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, upaya penanganan terus dilakukan oleh tim gabungan dalam operasi pembukaan jalur darat di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan darurat untuk memulihkan kembali konektivitas wilayah yang terdampak bencana.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam pernyataan tertulis pada Selasa (2/12/2025) menjelaskan, berdasarkan data sementara per Minggu (1/12/2025), tim gabungan telah berhasil membersihkan empat lokasi longsor di ruas jalan KKA, Bener Meriah.

Lokasi longsor tersebut berada di kawasan Gunung Salak, salah satu jalur pegunungan dengan intensitas longsor tinggi.

Proses pembersihan material longsor saat ini telah mencapai kilometer (km) 31. Dalam pengerjaannya, tim menggunakan tiga alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Untuk meningkatkan efisiensi kerja, Dinas PUPR berencana mendatangkan satu unit loader tambahan agar proses pembukaan jalan dapat dipercepat.

Gunung Salak merupakan jalur penting yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah.

Sejak bencana terjadi, jalur tersebut mengalami sejumlah longsoran besar yang menutup akses secara total, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, serta mengganggu distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan.

Abdul Muhari menyebutkan, Tim PUPR Bener Meriah bersama Tim PUPR Provinsi Aceh terus bekerja tanpa henti, baik siang maupun malam, untuk membersihkan seluruh lokasi longsor yang masih tersisa.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas instansi ini dilakukan melalui prinsip pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam rangka mempercepat penanganan bencana.

Upaya percepatan pembukaan jalur ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Konektivitas antara Aceh Utara dan Bener Meriah dinilai krusial untuk memastikan distribusi bantuan, pemulihan ekonomi warga, serta akses layanan dasar bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Dengan dibukanya sebagian jalur, distribusi logistik kini dapat mulai dilakukan secara bertahap.

Pemerintah berharap seluruh akses dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

TAG:
#bencana sumatera
#bener meriah
#aceh
#banjir
#longsor
#bnpb
Berita Terkait
Gubernur Aceh: 4 kampung hilang diterjang banjir bandang
Gubernur Aceh: 4 kampung hilang diterjang banjir bandang
Gubernur Aceh: 4 kampung hilang diterjang banjir bandang
Gubernur Aceh: 4 kampung hilang diterjang banjir bandang
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
KPK Temukan Emas Dan Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim, DPW RAJAWALI Jawa Timur: Usut Tuntas Sampai Terang Benderang
Dugaan Korupsi JSP Rp1 Miliar, DPC Maung Bengkulu Utara: Jangan Ada Yang Ditutup-Tutupi — Sampaikan Secara Terbuka
Polsek cigudeg mengadakan Acara Maulid Nabi SAW 1448 Hijriah Kampung Gardu, Desa Bunar
Buka IGIC 2026, Menag Tegaskan Peran Imam Sebagai Duta Perdamaian Dunia
Dugaan Penyimpangan Bibit Sawit Sekadau, Rajawali Sekadau Minta Kejati Kalbar Segera Tuntaskan 
Indeks Berita