Terpeleset Saat Memancing di Pantai Bukit Asah, Pemuda 21 Tahun Hilang Terseret Arus

Terpeleset Saat Memancing di Pantai Bukit Asah, Pemuda 21 Tahun Hilang Terseret Arus
 
BALI
Senin, 26 Okt 2026  04:46

KARANGASEM, BALI – Seorang pemuda berusia 21 tahun dilaporkan hilang setelah terpeleset dan jatuh ke laut saat memancing di kawasan Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (25/10/2026). Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian hingga petang, tetapi korban belum ditemukan.

Korban diketahui bernama I Kadek Agus Mahendra, warga Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kabupaten Klungkung. Operasi pencarian dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian dari I Wayan Sukarya pada pukul 10.50 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah memancing di atas batu karang di kawasan Bukit Asah.

Sekitar pukul 09.30 Wita, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke laut. Korban kemudian terseret arus dan tenggelam. Kedua rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan menggunakan sebatang bambu, tetapi upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban.

Tim SAR Kerahkan Perahu Karet dan Alat Pendeteksi Bawah Air
Menindaklanjuti laporan tersebut, tujuh personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 11.00 Wita. Tim tiba sekitar 20 menit kemudian dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk memulai operasi pencarian.

Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat. Pada pukul 11.45 Wita, tiga personel SAR mengoperasikan perahu karet untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, tim SAR darat melakukan penyisiran di sepanjang kawasan Pantai Pasir Putih.

Hingga pukul 14.30 Wita, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim kemudian kembali melakukan penyisiran pada pukul 15.30 Wita dengan mengerahkan dua personel.

Petugas juga menggunakan Aqua Eye, perangkat pendeteksi untuk membantu pencarian objek di bawah permukaan air, di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam. Namun, alat tersebut belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban. Penyisiran dari darat turut dilakukan dengan memantau kawasan tebing Bukit Asah.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara, mengatakan pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil.

“Hingga pukul 17.30 Wita hasil pencarian masih nihil dan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama operasi berlangsung, kondisi cuaca masih mendukung pergerakan tim SAR gabungan sehingga tidak ditemukan kendala yang signifikan.

Libatkan Berbagai Unsur SAR Gabungan
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Bakamla RI, Polsek Karangasem, Polairud Polres Karangasem, Polairud Pos Kubu, Polairud Pos Padangbai, Babinsa Desa Bugbug, Bhabinkamtibmas, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian pada Senin (26/10/2026) pagi dengan mengoptimalkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban.

Hingga operasi hari pertama berakhir, keberadaan korban masih belum diketahui. Upaya pencarian akan terus dilakukan sesuai rencana operasi tim SAR gabungan.

TAG:
#tim sar karangasem
#bugbug
#bali
Berita Terkait
Di tengah sorotan penataan kawasan, Resort mewah akan dibangun di Bali Timur
Di tengah sorotan penataan kawasan, Resort mewah akan dibangun di Bali Timur
Di tengah sorotan penataan kawasan, Resort mewah akan dibangun di Bali Timur
Di tengah sorotan penataan kawasan, Resort mewah akan dibangun di Bali Timur
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Mencuat di Rapat Audiensi DPRD: GM PTBA Diduga Rangkap Jabatan di PT SBS, Nama Satria Wirawan Disorot
Agar Bermanfaat bagi Warga, Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Kebut Pembangunan Drainase
Ketua Umum DPP. Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Beserta Humas Tegaskan : Jangan Jadikan Stempel “ Wartawan Bodrex ” sebagai Alat Mendiskreditkan Marwah Profesi Pers Indonesia
Dorong Kemitraan Pengusaha Lokal Sesuai Mandat UU Minerba, DPRD Muara Enim Desak Pemegang IUP Segera Eksekusi MoU dengan Kopsbara
Ketua DPRD Deddy Arianto Sutopo, S.Pd Terima Kopsbara Rapat Dengan Pemegang IUP
Indeks Berita