Jalan Putus Total, 100 Brimob Polda Sumsel, Bantu Evakuasi & Penyaluran Logistik Di Aceh Tenggara

ACEH. AliansiNews.Id
Bencana banjir dan tanah longsor susulan yang menerjang sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, menyebabkan 100 personel Brimob Polda Sumatera Selatan tertahan di Mapolres Aceh Tenggara.
Personel yang berkekuatan satuan setingkat kompi tersebut rencananya akan bertugas dalam pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues. Minggu (4/1/2026).
Setelah menempuh perjalanan selama empat hari dari Palembang menggunakan delapan unit bus, rombongan personel gabungan Brimob Polri terpaksa menginap di Mapolres Aceh Tenggara.

Hal ini terjadi lantaran akses jalan di Desa Batu Bulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, lumpuh total akibat terjangan banjir dan longsor susulan.
Sebelum melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, personel Brimob untuk sementara waktu dialihkan membantu proses pembersihan dan pemulihan sarana umum, serta penyaluran bantuan bagi korban terdampak banjir di Aceh Tenggara.

Dalam keterangannya, Ipda Marcel menyampaikan bahwa personel Brimob Polda Sumsel awalnya ditugaskan menuju Gayo Lues.
Namun, kondisi bencana memaksa mereka untuk berhenti dan membantu masyarakat setempat terlebih dahulu.
“Rencananya kami akan ke Gayo Lues, tetapi banjir menyebabkan tanggul jebol dan akses jalan lumpuh total. Untuk sementara kami membantu masyarakat dalam pembersihan serta pemulihan sarana umum. Setelah kondisi jalan membaik dan bisa dilalui bus, kami akan kembali melanjutkan perjalanan,” ujar Marcel.
Personel gabungan yang tertahan tersebut juga telah dikerahkan untuk membantu penyaluran bantuan logistik bagi warga yang terdampak banjir di Aceh Tenggara.
(Tri Sutrisno)











