Jauh-jauh datang dari Belanda, turis ini terkesan dengan IKN

Jauh-jauh datang dari Belanda, turis ini terkesan dengan IKN
Foto: Libur Paskah di IKN ramai 59 ribu pengunjung, diwarnai penanaman pohon dan wisata ekologis untuk dukung konsep kota hutan. (Dok. Humas Otorita IKN)
NASIONAL
Selasa, 14 Apr 2026  09:57

Antusiasme masyarakat selama periode libur panjang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara meningkat. Tercatat, sejak tanggal 18-29 Maret 2026 sebanyak 352.102 pengunjung telah berkunjung ke kawasan Nusantara dengan total kendaraan yang masuk mencapai 80.105 unit, mulai dari kendaraan roda dua hingga roda empat serta bus.

Peningkatan ini menandai tingginya minat masyarakat untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Selama periode kunjungan, kawasan Istana Negara dan Masjid Negara IKN menjadi area yang dipadati oleh para pengunjung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara termasuk Jembatan Kaca di area Glamping dan Bendungan Sepa

Masyarakat pun tidak hanya melihat progres pembangunan, tetapi juga memanfaatkan berbagai fasilitas dan ruang publik yang tersedia di kawasan Nusantara. 

Kawasan Plaza Seremoni dan Plaza Bhinneka menjadi pusat aktivitas masyarakat, didukung oleh berbagai fasilitas kuliner, ruang interaksi publik, serta aktivitas hiburan dan sosial yang semakin berkembang.

Pengunjung juga dapat mengunjungi Sentra Massa sebagai pusat informasi Nusantara yang menghadirkan berbagai sarana edukatif, seperti mini teater, maket pembangunan, Pusat Kendali Mini IKN, serta fasilitas interaktif yang memberikan gambaran perkembangan kawasan secara komprehensif.

Kawasan glamping yang di dalamnya terdapat area jembatan kaca, serta Embung MBH menjadi alternatif lokasi kunjungan yang menawarkan pengalaman baru melalui konsep kawasan dengan ruang terbuka yang dipadukan dengan lanskap alam.

Dalam hal interaksi dengan masyarakat, melalui aplikasi IKNOW, bahkan masyarakat bisa menekan tombol darurat di gawai masing-masing untuk meminta bantuan petugas bila mengalami kendala darurat ketika berkunjung.

Di tengah meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat, petugas di lapangan turut menghadapi berbagai dinamika pelayanan, termasuk membantu pengunjung yang terpisah dari rombongan maupun kehilangan barang bawaan.

Salah satu petugas Security Kantor Bersama 1, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa mereka yang bertugas harus selalu siap siaga untuk melayani masyarakat, meskipun terjadi momen-momen yang unik di tengah kunjungan.

"Momen unik tentunya ada. Salah satunya itu, ada orang tua yang mencari keberadaan anaknya atau kita yang diminta untuk membantu mencari barangnya yang hilang," ujarnya.

Antusiasme kunjungan juga tercermin dari kesan yang disampaikan oleh pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri.

Michael De Jong, turis mancanegara asal Belanda, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pembangunan Nusantara yang memadukan modernitas dengan keberlanjutan lingkungan.

"Arsitektur yang indah, bersih, dan nyaman untuk berjalan-jalan. Dan ini luar biasa, bahwa ada kota yang dibangun di tengah-tengah hutan, apalagi dengan konsep yang sangat modern. Dengan adanya kota ini, saya berharap pemerintah Indonesia dapat terus melindungi hutan yang indah ini dan hidup berdampingan dengan alam," ujarnya.

Hal ini juga disambut antusias oleh Anke De Jong yang menilai bahwa Ibu Kota Nusantara merupakan destinasi yang layak untuk dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat.

"Saya pikir kota ini harus dilihat. Jika Anda berada di Kalimantan, Anda wajib meluangkan waktu untuk mengunjungi Nusantara, karena Nusantara ini sangat berbeda," tuturnya.

Di tengah rimbunnya pepohonan Kalimantan, Ibu Kota Nusantara merupakan kota modern yang dibangun secara inklusif untuk bersama. Salah satu pengunjung asal Kalimantan Utara, Sopiansah, turut mengungkapkan pengalamannya selama berkunjung ke Ibu Kota Nusantara untuk pertama kali.

"Ini kali pertama kami ke IKN. Perjalanan kami ke sini memang sangat jauh, tetapi alhamdulillah sudah dimuluskan, apalagi kami melewati tol. Perjalanan pun terasa bagus dan nyaman. Kita melihat Ibu Kota Nusantara ini memang sangat cantik dan sangat indah. Kita sebagai masyarakat disini (Kalimantan), alhamdulillah yang kita lihat tidak ada sepinya. Bahkan, beragam masyarakat dari berbagai daerah yang kita lihat, pengunjungnya ramai sekali," ulasnya.

Di sisi lain, pembangunan kawasan Nusantara terus berjalan, termasuk penyelesaian sejumlah infrastruktur pendukung seperti pasar, fasilitas dan bangunan pendidikan, serta institusi pendidikan tinggi seperti Universitas Gunadarma dan Sekolah Taruna Nusantara sebagai bagian dari penguatan ekosistem kawasan.

TAG:
#ikn
#turis
#liburan
Berita Terkait
4.000 hektare tambang ilegal ditemukan di seputar IKN, begini kata Basuki
4.000 hektare tambang ilegal ditemukan di seputar IKN, begini kata Basuki
4.000 hektare tambang ilegal ditemukan di seputar IKN, begini kata Basuki
4.000 hektare tambang ilegal ditemukan di seputar IKN, begini kata Basuki
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus Suap Gatut Sunu, DPW Rajawali Jatim: Jangan Ada yang Dilindungi, Semua Pelaku Harus Dihukum Berat 
Polda Sumsel Tingkatkan Respons Cepat Penanganan 3C, Keamanan Masyarakat Jadi Prioritas
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Indeks Berita