Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan

Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Foto: PJU Polda Sumsel
SUMSEL
Kamis, 04 Jun 2026  16:58

PALEMBANG, Aliansinews"

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Kapolda Sumatera Selatan dengan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Sumatera Selatan yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 4 Juni 2026.

Audiensi yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. tersebut membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional, penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, serta upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan bangsa. Dalam diskusi tersebut, JKSN menyampaikan komitmennya untuk turut berkontribusi melalui pemberdayaan pondok pesantren dan masyarakat sekitar dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.

Kapolda Sumsel menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. Selain sebagai pusat pendidikan keagamaan, pesantren juga memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat karakter kebangsaan, serta menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.

Kolaborasi antara Polri dan kalangan pesantren dinilai memiliki nilai strategis yang tidak hanya berdampak pada sektor keamanan, tetapi juga terhadap penguatan ketahanan sosial masyarakat. Melalui sinergi yang baik antara ulama dan aparat negara, berbagai program pembangunan dapat dijalankan secara lebih efektif hingga menjangkau lapisan masyarakat paling bawah.

Selain membahas ketahanan pangan, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan pencegahan penyebaran paham radikalisme. Pesantren dipandang memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara merupakan kekuatan besar dalam menjaga stabilitas bangsa sekaligus mendukung keberhasilan program pemerintah.

“Program ketahanan pangan yang melibatkan pondok pesantren sangat sejalan dengan program pemerintah. Kami menyambut baik komitmen Jaringan Kiai Santri Nasional untuk bersama-sama membangun ketahanan pangan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sinergi antara ulama dan Polri merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kolaborasi dengan JKSN merupakan bagian dari upaya Polri membangun kemitraan strategis dengan seluruh komponen bangsa.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dengan para ulama, kiai, dan santri, kami optimistis program ketahanan pangan, penguatan wawasan kebangsaan, serta pemeliharaan stabilitas kamtibmas dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Ke depan, Polda Sumatera Selatan bersama Jaringan Kiai Santri Nasional Sumatera Selatan akan menindaklanjuti hasil audiensi melalui berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, edukasi kebangsaan, penguatan ketahanan pangan berbasis pesantren, serta program-program kolaboratif lainnya yang mendukung pembangunan nasional.

Sinergi yang terbangun antara Polri dan kalangan pesantren ini menjadi bukti bahwa pembangunan bangsa tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Polda Sumatera Selatan terus berupaya menghadirkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing.(Hanny**)

TAG:
#
Berita Terkait
Terkait penyimpanan dana KUR, Kejari geledah kantor bank Sumsel Babel Pagaralam
Terkait penyimpanan dana KUR, Kejari geledah kantor bank Sumsel Babel Pagaralam
Terkait penyimpanan dana KUR, Kejari geledah kantor bank Sumsel Babel Pagaralam
Terkait penyimpanan dana KUR, Kejari geledah kantor bank Sumsel Babel Pagaralam
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Proyek Peningkatan Jalan Trans Sabbang Tallang Sae di Seko Disorot, Material Yang Digunakan Diduga Ilegal
Polrestabes Palembang Tuntaskan Pengungkapan Awal Kasus Viral SPBU Sukarami, Dua Tersangka Diamankan
Momentum Emas Pemulihan Uang Negara! DPP RAJAWALI Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset 
Kapolsek Megamendung Jadi Irup Peringatan Upacara HUT Bogor KE 544 Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor 
Indeks Berita