Gercep Polres Lebak Berantas Peredaran Narkoba

Gercep Polres Lebak Berantas Peredaran Narkoba
 
BOGOR RAYA
Minggu, 30 Nov 2025  21:41

Lebak - Aliansinews id. Satresnarkoba Polres Lebak mencatat capaian signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika sepanjang Januari hingga November 2025. 

Selama periode tersebut, sebanyak 56 kasus tindak pidana narkoba berhasil diungkap. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen aparat dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Lebak. 

Dari total kasus yang diungkap, mayoritas merupakan perkara terkait narkotika jenis sabu dengan jumlah 32 kasus. Sementara itu, satu kasus ganja tercatat bergabung dengan laporan sabu. Kasus lainnya didominasi obat-obatan berbahaya, sebanyak 24 perkara yang ditindak aparat kepolisian.

Selain mengamankan sejumlah kasus, Polres Lebak juga menangkap 61 tersangka yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. 

Tersangka tersebut terdiri dari 56 laki-laki dan tiga perempuan yang berhasil diamankan dalam berbagai operasi kepolisian. Tidak hanya itu, terdapat dua tersangka laki-laki berstatus di bawah umur.

Dari tangan para pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti dalam jumlah besar. Di antaranya sabu seberat 171,83 gram dan ganja sebanyak 2,18 gram. 

Selain narkotika, obat-obatan seperti Hexymer sebanyak 10.998 butir, Tramadol 5.144 butir, serta Alprazolam 36 butir turut diamankan.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi para pelaku yang berupaya merusak generasi muda. 

“Polres Lebak menyatakan perang terhadap narkoba. Tidak ada toleransi,” ujarnya di Rangkasbitung, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Zaki, langkah penegakan hukum yang dilakukan bukan sekadar tindakan represif. Namun, juga dibarengi dengan upaya pencegahan yang terus digiatkan. 

Sasarannya adalah sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat yang dinilai rentan menjadi target peredaran barang haram tersebut. Polres Lebak secara rutin turun ke sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba. 

Edukasi diberikan dengan tujuan meningkatkan pemahaman pelajar agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkotika.

Pencegahan sejak dini dinilai sebagai langkah strategis menyelamatkan anak bangsa. 

Selain edukasi di lingkungan sekolah, kepolisian turut menyampaikan penyuluhan melalui program Jumat Keliling. 

Program ini menjadi wadah penyampaian pesan keamanan dan bahaya narkoba secara langsung kepada masyarakat. 

Kehadiran polisi di tengah warga menjadi simbol kedekatan dan pengawasan sosial.

Tidak hanya menyasar pelajar, silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat dilakukan secara berkala. 

Polres Lebak berharap kerjasama lintas elemen dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. 

Pengawasan di tingkat keluarga dan komunitas dianggap sangat krusial. Kapolres juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dan turut mengawasi lingkungannya. Peran keluarga dan sekolah diyakini memiliki kontribusi besar dalam menjaga generasi muda. 

“Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Lebak agar tetap aman dan bersih dari narkoba,” ucap Herfio Zaki.

Ajakan ini menjadi  penegas langkah kepolisian dalam memerangi narkotika yang menjadi musuh bersama.

Dengan capaian pengungkapan kasus yang cukup tinggi, Polres Lebak menunjukkan komitmennya dalam memerangi narkoba secara berkelanjutan. 

Pemberantasan dilakukan seimbang antara penindakan dan pencegahan, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika. 

Dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat, harapan Kabupaten Lebak bebas narkoba bukanlah hal yang mustahil.

(Yogi)

TAG:
#polres lebak
#lebak
#polda serang
Berita Terkait
Ulah Oknum ASN di Lebak: Tidak Update Status Pernikahan, Diduga Selingkuh dan Menikah Lagi, Lalu Dilaporkan Sang Istri ke Polisi
Ulah Oknum ASN di Lebak: Tidak Update Status Pernikahan, Diduga Selingkuh dan Menikah Lagi, Lalu Dilaporkan Sang Istri ke Polisi
Ulah Oknum ASN di Lebak: Tidak Update Status Pernikahan, Diduga Selingkuh dan Menikah Lagi, Lalu Dilaporkan Sang Istri ke Polisi
Ulah Oknum ASN di Lebak: Tidak Update Status Pernikahan, Diduga Selingkuh dan Menikah Lagi, Lalu Dilaporkan Sang Istri ke Polisi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tim Investigasi Maung Desak APH: Usut Modus Judi Tembak Ikan di Pontianak Sampai Ke Pihak Yang Melindunginya 
Kepergok mencuri, siswa di Magelang hantam guru pakai linggis
Kodim 1016/Plk Dukung Pemerintah Dalam Penanganan Karhutla
ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Babinsa di Luwu Utara cukur gratis 20 orang sehari karena hobi
Indeks Berita