Bos Wedding Organizer Ayu Puspita ternyata sudah menipu sejak 2024

Bos Wedding Organizer Ayu Puspita ternyata sudah menipu sejak 2024
Foto: Bos Wedding Organizer Ayu Puspita.
HUKUM
Rabu, 10 Des 2025  10:51

Polisi mengungkap bos wedding organizer (WO), Ayu Puspita, diduga melakukan aksi penipuannya sejak 2024.

Ayu kemudian melanjutkan aksinya sepanjang tahun ini.

“Paling tidak dari pemeriksaan kami yang ada ini dari tahun 2024 dan sepanjang 2025 ya,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Sukahar, dikutip Rabu (10/12/2025).

Onkoseno menjelaskan, dalam kasus ini Ayu Puspita berperan sebagai pihak yang mengorganisasi penipuan tersebut.

“Ya A selaku pemilik, dia yang mengorganisir semuanya,” ujar dia.

Ayu ditangkap bersama empat orang lainnya, salah satunya berinisial D.

Onkoseno menjelaskan, D berperan membujuk korban untuk menambah uang muka atau down payment (DP).

“Kemudian, yang D ini yang berperan aktif juga membujuk para korban untuk menambah jumlah DP-nya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Ayu Puspita, bos WO di Jakarta Timur, sebagai tersangka kasus penipuan.

Selain Ayu, polisi juga menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan saat ini Ayu dan satu tersangka lain berinisial D telah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.

TAG:
#wedding organizer
#ayu puspita
#jakarta
#jakut
#polda metro
Berita Terkait
Viral! Sekelompok pria ngamuk dan todong senpi ke warga di Tebet
Viral! Sekelompok pria ngamuk dan todong senpi ke warga di Tebet
Viral! Sekelompok pria ngamuk dan todong senpi ke warga di Tebet
Viral! Sekelompok pria ngamuk dan todong senpi ke warga di Tebet
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus mewah Lapas Cibinong: Kebebasan bersyarat Indra Kenz disorot
Tim Investigasi Maung Desak APH: Usut Modus Judi Tembak Ikan di Pontianak Sampai Ke Pihak Yang Melindunginya 
Kepergok mencuri, siswa di Magelang hantam guru pakai linggis
Kodim 1016/Plk Dukung Pemerintah Dalam Penanganan Karhutla
ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Indeks Berita