Keluarga besar Bantar karet, Semangat Berbagi di Idul Adha, Salurkan 11 Ekor Kurban

Bogor - Aliansinews id. Memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, keluarga besar di Bantar karet melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Rabu, 27 mei 2026.
Sebanyak 4 ekor sapi 1 kerbau dan 6 kambing dikurbankan sebagai bagian dari rangkaian ibadah dan perwujudan nilai-nilai solidaritas serta kepedulian sosial umat Islam.
Ketua DKM ustadz endang yang di wakili H Heran menyampaikan kepada media Aliansinews id. bahwa pelaksanaan kurban ini bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata dari semangat berbagi dan meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS.
"Ibadah kurban adalah simbol pendekatan diri kepada Allah SWT. Ia mengajarkan tentang keikhlasan, kepedulian, dan pengorbanan," ujar H Herman.
Dari 11 ekor kurban yang disediakan, tiga di antaranya disembelih langsung di halaman lapangan bola Bantar karet, dengan proses penyembelihan yang berlangsung tertib dan memenuhi standar kesehatan serta kebersihan hewan.
Satu 4 ekor sapi disalurkan ke masyarakat Kampung Bantar karet Kecamatan Nanggung, sementara satu ekor lainnya diberikan kepada perumahan untap di di Bantar karet.
Seluruh daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, keluarga besar pegawai Haji Herman, serta para mualaf yang berada di wilayah Bantar karet.
Pembagian ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan upaya membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
H Herman juga menekankan pentingnya memahami esensi ibadah kurban, yang tidak semata-mata pada penyembelihan hewan, melainkan pada nilai spiritual yang dikandungnya.
"Kata qurban berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘dekat’. Melalui kurban, kita diajak untuk membersihkan hati dari sifat egois dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa dua hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan luar biasa.
Merujuk pada hadis sahih riwayat Imam Bukhari, amalan pada hari-hari tersebut sangat dicintai Allah, termasuk salat, puasa, haji, dan tentunya kurban.
"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat iman dan mempererat hubungan sosial kita dengan sesama.
Pesan utama kurban adalah agar manusia tidak terjebak dalam kesesatan hidup dan tetap berada dalam jalur yang diridhai Allah SWT," pungkasnya.
(Yogi)








