Kocak! Netizen amuk Anita Dewi di kasus tumbler tapi salah sasaran

Kasus kehilangan tumbler yang dialami seorang penumpang KRL bernama Anita Dewi tidak hanya memicu polemik, tetapi juga menyeret nama orang lain yang sama sekali tidak terlibat.
Viral di media sosial, peristiwa ini menjadi perbincangan hangat karena dinilai berujung pada pemecatan seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) bernama Argi.
Namun, muncul persoalan baru ketika seorang pengguna media sosial lain ikut menjadi sasaran amukan netizen akibat kesamaan nama.
Netizen serbu akun yang salah
Di tengah memuncaknya reaksi publik, muncul drama baru yang tak kalah heboh. Seorang pengguna Threads bernama @anitadewi ikut terkena imbas meski tidak ada kaitan dengan polemik tumbler tersebut.
Netizen yang marah tampaknya salah mengira bahwa akun tersebut adalah milik Anita Dewi yang memviralkan kasus kehilangan barang.
"Anitadewi dengan anitadewl beda tipis tak apa semoga dm yang masuk cacian kalian jadi penggugur dosa-dosa ku," tulis pemilik akun @anitadewi dalam unggahannya, menegaskan bahwa dirinya bukan sosok di balik akun terkait kasus tumbler Tuku, dikutip Kamis (27/11/2025).
Karena banjir pesan berisi makian terus berdatangan, Anita Dewi versi salah sasaran ini akhirnya memutuskan mengganti username Thread-nya menjadi nama @bukan_anita_tumblertuku, sebagai bentuk klarifikasi agar tidak lagi diserang.
“Saya Anita Dewi bukan yang punya tumbler Tuku ya netizen,” jelasnya pada bagian bio Thread @bukan_anita_tumblertuku.
Sebagai informasi, pemilik akun yang memviralkan kasus tumbler tersebut diketahui memiliki nama Thread dengan username @anitadewl. Namun, netizen salah mengira bahwa akun Thread @anitadewi (@bukan_anita_tumblertuku) sebagai sosok dalam kasus tersebut.
Kisruh Kasus Tumbler yang Berujung Panjang
Seperti diberitakan sebelumnya, publik menyoroti tindakan Anita Dewi yang memviralkan keluhan kehilangan barang berupa cooler bag dan tumbler miliknya saat naik KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Dalam unggahan pada akun Thread miliknya @anitadwdl, Anita menjelaskan kronologi ketika tasnya tertinggal di bagasi gerbong khusus wanita.
Menurut penuturannya, ia turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB dan baru menyadari bahwa tasnya tertinggal. Ia segera melapor kepada petugas keamanan dan menjelaskan situasinya.
Tas tersebut akhirnya ditemukan, tetapi Anita diminta mengambilnya di Stasiun Rangkasbitung alih-alih diantar ke Rawa Buntu.
Keesokan harinya, seusai bekerja, Anita bersama suaminya menjemput cooler bag itu ke Rangkasbitung. Namun setibanya di sana, ia terkejut ketika mendapati bahwa tumbler Tuku miliknya hilang. Anita dan suaminya bahkan sempat memeriksa hingga ke ruangan walka, tetapi barang tersebut tetap tidak ditemukan.
Dari sinilah masalah membesar. Anita menuding petugas KAI tidak bertanggung jawab, sementara Argi mengaku tidak pernah memeriksa isi tas tersebut. Argi bahkan menyatakan kesediaannya mengganti rugi jika memang ada barang hilang, namun Anita tetap menginginkan tumbler itu kembali.
Viralnya kasus ini memicu gelombang komentar pedas kepada Anita Dewi dan dinilai menjadi penyebab pemecatan Argi, sehingga publik semakin geram.












