Nyatakan perang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ungkap bahayanya obat tramadol

Nyatakan perang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ungkap bahayanya obat tramadol
Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto di Mapolda Jabar, Kota Bandung.
HUKUM
Sabtu, 08 Agu 2026  15:21

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan pembeli obat keras tertentu jenis Tramadol dan minuman keras ilegal di Jabar didominasi oleh remaja yang masih berusia di bawah 17 tahun.

Hal itu membuat kondisi psikologis remaja di Jabar menjadi terganggu.

"Mereka yang membelinya rata-rata anak di bawah usia 17 tahun. Anak-anak SMP sudah mengonsumsi, SMA sudah mengonsumsi. Efek psikologinya apa? Mereka menjadi anak-anak yang durhaka pada orang tuanya. Melawan, mengancam. Keinginannya apa? Punya HP bagus, punya motor bagus. Dampaknya apa? Siang tidur, malam keluar," kata Dedi di Bandung, Sabtu (8/8/2026).

Dedi kemudian mencontohkan kasus yang terjadi di Purwakarta, ada kasus cucu yang membunuh kakeknya hanya karena kakeknya melarang untuk keluar lebih dari pukul 23.00 WIB.

Bahkan, saat diinterogasi, pelaku mengaku `bahagia` telah membunuh kakeknya.

"Ketika diinterogasi anaknya oleh Polres Purwakarta waktu itu, anak itu menjawab bahwa

`Saya merasa bahagia kakek saya, saya bunuh`. Cuci otak seperti ini sudah sangat luar biasa," ucap dia.

Dedi mengaku khawatir maraknya remaja yang mengonsumsi obat keras terbatas bakal membuat generasi emas Indonesia di masa mendatang gagal terwujud.

"Sehingga tanpa kompromi, ini harus segera diperangi," tegasnya. Selain jadi pengonsumsi obat keras terbatas, Dedi juga mengungkap para pelaku kriminal jalanan di Jabar acap kali didominasi oleh remaja berusia rata-rata 25 tahun.

Padahal, pada tahun-tahun lalu, pelaku begal didominasi usia 40 hingga 50 tahun.

"Artinya apa? Ada faktor obat yang mempengaruhi pikirannya. Bisa jadi mereka ingin punya motor, ingin punya HP bagus, ingin hidup senang dengan cara yang mudah," ungkap dia.

"Kalau ada yang berargumentasi mereka merampok dan membegal untuk kepentingan ekonomi karena kemiskinan, saya katakan pembegalan mengakibatkan kemiskinan," pungkasnya.

TAG:
#tramadol
#dedi mulyadi
#kdm
#narkoba
#jabar
Berita Terkait
Dedi Mulyadi Datangi Polres Depok, Terkait Pembakaran Mobil Polisi?
Dedi Mulyadi Datangi Polres Depok, Terkait Pembakaran Mobil Polisi?
Dedi Mulyadi Datangi Polres Depok, Terkait Pembakaran Mobil Polisi?
Dedi Mulyadi Datangi Polres Depok, Terkait Pembakaran Mobil Polisi?
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kepergok mencuri, siswa di Magelang hantam guru pakai linggis
Kodim 1016/Plk Dukung Pemerintah Dalam Penanganan Karhutla
ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Babinsa di Luwu Utara cukur gratis 20 orang sehari karena hobi
PSI tak takut parliamentary threshold, Jokowi minta mesin politik digerakkan dari pintu ke pintu
Indeks Berita