Proyek Jembatan Cisali di Desa Cileuksa mangkrak, kontraktor kabur-kaburan

Bogor - Aliansinews id. Warga desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor melaporkan mangkraknya pengerjaan proyek Jembatan Cisali di jalan Kiarabeha-Pasirmadang-Cileuksa.
Dari pantauan langsung AliansiNews di lokasi, di sekitar proyek jembatan tersebut tidak nampak material untuk pembangunan jembatan, hanya terlihat satu eskavator yang meratakan tanah dan kerangka pondasi.
Dari papan pengumuman, proyek tersebut seharusnya selsai dalam 105 hari, sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut sudah berjalan selama tiga bulan (lebih kurang 90 hari).

Dengan sisa waktu 15 hari, hampir dapat dipastikan proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu.
Warga seputar proyek jembatan itu, terutama sangat mengkhawatirkan kemungkinan dampak banjir dan longsor, mengingat lokasi jembatan sangat dekat dengan area pemukiman warga.
Selain itu, jika turun hujan limbah tanah di proyek terbawa hingga ke pemukiman warga.
AliansiNews telah meminta keterangan ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor UPT Cigudeg, dan oleh Pengawas wilayah Kecamatan Sukajaya, Rusliyana dikatakan, pihaknya kesulitan untuk mengontrol proyek tersebut karena pihak kontraktor sulit ditemui.
Bahkan Rusliyana mengaku tidak mempunyai nomor kontraktor yang bertanggung jawab. Dia menyarankan agar menemui konsultan yang biasa berada di lokasi.
Namun saat AliansiNews di lokasi, tak satupun baik dari kontraktor maupun konsultan yang bisa ditemui, hanya pekerja yang mengaku bernama Nanang.
Warga sangat berharap ada kejelasan terkait tersebut, karena apabila mangkrak sangat berpengaruh terhadap mobilisasi warga akibat ruas jalan menyempit.
Selain itu warga was-was jika turun hujan deras karena masih trauma dengan bencana tanah longsor yang pernah terjadi di desa mereka
AliansiNews mencoba menghubungi kontraktor yang diketahui bernama Heru melalui nomor yang diinformasikan salah seorang warga, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.
(Yogi)












