Tersambar petir saat pertandingan, pemain sepakbola Thailand tewas

Tersambar petir saat pertandingan, pemain sepakbola Thailand tewas
Foto: Pemain sayap Yala FC, Safwan Awae (24), meninggal dunia setelah tersambar petir. (Facebook/Abdul Basir Chepor)
OLAHRAGA
Kamis, 06 Agu 2026  20:04

Pemain sayap Yala FC, Safwan Awae (24), meninggal dunia setelah tersambar petir saat memperkuat timnya dalam pertandingan piala regional di Stadion Santiphap, Distrik Su-ngai Kolok, Provinsi Narathiwat, Thailand.

Insiden terjadi ketika pertandingan Golok FA Cup berlangsung. Petir tiba-tiba menyambar lapangan dan membuat sejumlah pemain langsung terjatuh.

Lebih dari sembilan orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Kolok untuk mendapatkan perawatan.

Namun, Safwan mengalami luka paling serius. Meski telah mendapat penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan, dilaporkan Thai PBS World.

Yala FC kemudian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Safwan melalui akun resminya.

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait tragedi tersebut.

“Federasi turut berduka bersama keluarga, teman-teman, dan klub dalam masa sulit ini,” demikian pernyataan FAT.

Safwan baru bergabung dengan Yala FC pada 29 Juli 2026.

Sebelumnya, pemain sayap tersebut menjadi salah satu pemain penting Pattani FC setelah mencetak tujuh gol dalam 18 pertandingan dan membantu klub tersebut promosi ke Thai League 2 untuk musim 2025-2026.

Catatan sejumlah pemain tewas tersambar petir

Tragedi petir di lapangan sepak bola bukan kali pertama terjadi. Sejumlah pemain di berbagai negara juga meninggal dunia setelah tersambar petir ketika bertanding.

Pada Februari 2024, pemain Indonesia Septian Raharja meninggal dunia setelah tersambar petir saat mengikuti pertandingan persahabatan.

Pada Desember 2023, Caio Henrique De Lima Goncalves juga tewas tersambar petir ketika memperkuat Uniao Jaiirense dalam pertandingan piala di Brasil.

Kasus serupa terjadi pada November 2024. Bek berusia 39 tahun, De La Cruz Meza, meninggal dunia setelah tersambar petir ketika hendak meninggalkan lapangan untuk menghindari hujan deras dalam pertandingan amatir antara Juventud Bellavista dan Familia Chocca di Huancayo, Peru bagian tengah.

Menurut Matichon, para ahli menyarankan penyelenggara pertandingan segera menghentikan seluruh aktivitas kompetisi ketika hujan deras mulai turun.

Penyelenggara juga disarankan memasang penangkal petir untuk meningkatkan standar keselamatan dalam kegiatan olahraga luar ruangan.

TAG:
#thailand
#sepakbola
#petir
Berita Terkait
Gegara jagokan Lionel Messi, legenda Inggris ini dimusuhi Cristiano Ronaldo
Gegara jagokan Lionel Messi, legenda Inggris ini dimusuhi Cristiano Ronaldo
Gegara jagokan Lionel Messi, legenda Inggris ini dimusuhi Cristiano Ronaldo
Gegara jagokan Lionel Messi, legenda Inggris ini dimusuhi Cristiano Ronaldo
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Babinsa di Luwu Utara cukur gratis 20 orang sehari karena hobi
PSI tak takut parliamentary threshold, Jokowi minta mesin politik digerakkan dari pintu ke pintu
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Raih Juara 2 Mini Soccer BAPOR KORPRI 2026
Remaja tewas tertembak di Makassar, pos polisi dan motor Bhabinkamtibmas dibakar
Indeks Berita