Puspom TNI turun tangan dalam kasus OTT BNPB, ada apa?

Puspom TNI turun tangan dalam kasus OTT BNPB, ada apa?
Foto: Kapuspen TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas.
TIPIKOR
Rabu, 14 Okt 2026  19:41

Sejumlah anggota Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI turut mengawal penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat mendatangi Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10/2026) malam.

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan, pengawalan tersebut dilakukan atas permintaan pimpinan KPK sebagai bagian dari kerja sama pengamanan antara kedua lembaga.

“Keberadaan personel Puspom TNI sebagai bentuk kerja sama pengamanan, atas permintaan dari Ketua KPK kepada Danpuspom TNI,” kata Nas, Rabu (14/10/2026).

Nas menambahkan, personel Puspom TNI dikerahkan untuk mengawal penyidik KPK yang tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

“Untuk mengamankan personel penyidik KPK maupun lokasi yang didatangi,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK menangkap 14 orang dalam OTT di lingkungan BNPB. Salah satu pihak yang diamankan adalah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pihak-pihak yang diamankan terdiri atas Sestama BNPB, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta sejumlah pihak lain, termasuk dari unsur swasta.

“Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,” kata Budi kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, mulai dari uang tunai hingga logam mulia. Nilai awal uang tunai yang diamankan diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.

“Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar,” ujarnya.

Budi mengungkapkan, penyelidikan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk pengadaan yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.

“Bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,” ucapnya.

TAG:
#bnpb
#puspom tni
#ott
#kpk
Berita Terkait
Pegawai KPK Setya Budi Dias bocorkan informasi untuk peras Bupati Pemalang
Pegawai KPK Setya Budi Dias bocorkan informasi untuk peras Bupati Pemalang
Pegawai KPK Setya Budi Dias bocorkan informasi untuk peras Bupati Pemalang
Pegawai KPK Setya Budi Dias bocorkan informasi untuk peras Bupati Pemalang
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
OTT BNPB, adik Kepala BNPB jadi tersangka
Semarak HUT ke 81 Sumbar Penenanaman 1.200 Barang Bibit Produktif Perkuat Upaya Mitigasi Bencana
OTT BNPB, Sestama Rustian hindari wartawan setelah diperiksa KPK
Asap Karhutla Masih Mengepul, Dana Banpres Rp100 Miliar di Sumsel Dipertanyakan. Ke Mana Penggunaannya?
Meringankan Beban Warga, Sasaran Rumah Tidak Layak Huni Mulai Dibongkar Dalam Program TMMD
Indeks Berita