Ayah tiri Alvaro pernah tulis pesan: gimana caranya gue balas dendam

Ayah tiri Alvaro pernah tulis pesan: gimana caranya gue balas dendam
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, Alex Iskandar telah meninggal dunia. (Dok. Polda Metro Jaya)
PPA & TPPO
Senin, 24 Nov 2025  20:13

Polisi membeberkan perkembangan terkait kasus meninggalnya bocah Alvaro Kiano. Polisi memastikan, Alvaro meninggal karena dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar.

Korban dibekap oleh Alex hingga meninggal pada 9 Maret 2025. Alex pun langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Alex melakukan perbuatan tersebut karena didorong oleh keinginan balas dendam terhadap seseorang.

Bahkan, dalam jejak digital Alex, polisi menemukan adanya pesan tersangka ingin melakukan balas dendam.

"Dari handphone yang diamankan, terlapor secara terang-terangan menuliskan kalimat, gimana caranya gue balas dendam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (24/11/2025).

Hal ini juga diakui oleh pelaku setelah ditangkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Belakangan, Alex Iskandar meninggal dunia. Alex mengakhiri hidup di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.

"Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan," ujar Budi.

Menurutnya, ayah tiri Alvaro mengakhiri hidupnya pada Minggu (23/11/2025) dini hari kemarin.

Dari keterangan kakak Alvaro, Tugimi, dendam dimaksud adalah kepada Arum, istri Alex sekaligus ibu Alvaro Kiano Nugroho. Disebut karena cemburu dengan istrinya, Arum.

"Cemburu sama istrinya, kalau telepon enggak diangkat, dianggapnya istrinya selingkuh, main sama laki-laki lain," kata kakek Alvaro, Tugimin kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan.

TAG:
#alvaro
#penculikan
#bawah umur
#pembunuhan
#kerangka
#jaksel
Berita Terkait
Penemuan kerangka diduga Alvaro, bocah yang 8 bulan hilang, Polisi lakukan tes DNA
Penemuan kerangka diduga Alvaro, bocah yang 8 bulan hilang, Polisi lakukan tes DNA
Penemuan kerangka diduga Alvaro, bocah yang 8 bulan hilang, Polisi lakukan tes DNA
Penemuan kerangka diduga Alvaro, bocah yang 8 bulan hilang, Polisi lakukan tes DNA
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Indeks Berita