Siap ikut Rosan bahas utang Whoosh ke China, Purbaya: Kita harus terlibat!

Siap ikut Rosan bahas utang Whoosh ke China, Purbaya: Kita harus terlibat!
Foto: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
EKONOMI
Rabu, 26 Nov 2025  21:47

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpeluang ikut dalam pertemuan ke China untuk membahas negosiasi ulang utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Purbaya menyebut, ajakan tersebut datang dari Chief Operating Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, yang kini tengah mengoordinasikan proses pembahasan skema restrukturisasi utang bersama pihak China.

Namun begitu, Purbaya menegaskan bahwa keterlibatannya baru akan dipastikan setelah ia mengetahui secara jelas ruang lingkup dan syarat negosiasi yang sedang dibahas.

“Saya belum tahu dibawa apa enggak. Tapi kelihatannya kalau emang kita harus terlibat. Saya mau lihat term-nya seperti apa. Jadi mengamankan term buat kita juga, buat Pemerintah Indonesia juga,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Selain itu, soal peluang penggunaan dana APBN dalam skema penyelamatan utang KCJB, Purbaya menegaskan bahwa opsi tersebut belum dapat dipastikan.

Pemerintah masih menunggu hasil final negosiasi dengan pihak China.

“Saya enggak tahu. Nanti kita lihat negosiasinya seperti apa. Kan masih negosiasi nih,” ujarnya.

Terkait kemungkinan penerapan skema Public Service Obligation (PSO), Purbaya menyebut bahwa skema tersebut secara prinsip memang merupakan bagian kontribusi pemerintah terhadap infrastruktur.

Namun, kepastian penerapannya juga masih menunggu hasil pembicaraan lebih lanjut dengan China.

"Skema PSO kan biar Danantara lah. Kita sih pokoknya, kalau enggak salah itu yang bagian infrastrukturnya pemerintah. Karena di dunia seperti itu. Tapi kita mesti lihat juga dengan Cina seperti apa hasil negosiasinya nanti. Jadi belum putus,” jelasnya.

Purbaya mengungkapkan bahwa akan bertemu Rosan dalam waktu dekat untuk memastikan jadwal keberangkatan dan detail agenda.

Dia bahkan sempat berseloroh mengenai biaya perjalanan tersebut.

“Oh besok mau ketemu Rosan. Asal dia yang bayar aja ke sananya,” kata Purbaya sambil tertawa.

Sebelumnya, Rosan telah menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang menyiapkan langkah negosiasi lanjutan dengan pihak China terkait skema pendanaan dan restrukturisasi utang KCJB Whoosh.

Rosan menegaskan bahwa pemerintah berupaya mendapatkan syarat paling menguntungkan, termasuk kemungkinan penyesuaian tenor, bunga, dan skema pembiayaan jangka panjang.

Rosan juga telah menyampaikan bahwa dirinya akan membawa sejumlah perwakilan kementerian terkait dalam pembahasan tersebut, termasuk peluang mengajak Menteri Keuangan apabila diperlukan untuk penguatan posisi negosiasi.

TAG:
#kereta cepat
#whoosh
#utang
#china
#purbaya
#danantara
Berita Terkait
Peluang bayar utang Kereta Cepat Whoosh pakai APBN? ini kata AHY
Peluang bayar utang Kereta Cepat Whoosh pakai APBN? ini kata AHY
Peluang bayar utang Kereta Cepat Whoosh pakai APBN? ini kata AHY
Peluang bayar utang Kereta Cepat Whoosh pakai APBN? ini kata AHY
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Press Release KRYD Oktober 2026: Kapolres Simalungun Ungkap Tiga Kasus 3C, Pelaku Pencurian Diringkus hingga Labuhan Batu dan Batu Bara
Indeks Berita