Duh! Balita di Luwu dianiaya pacar ibu kandung hingga tewas

Sebuah tindak kekejaman terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Seorang balita berinisial MA (2,9) tewas dianiaya oleh terduga pelaku R (28), yang merupakan pacar ibu kandungnya.
Peristiwa nahas ini terjadi di sebuah rumah kontrakan milik pelaku di Kecamatan Belopa Utara.
Terduga pelaku, R (28), kini telah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Luwu setelah ibu korban melaporkan kejanggalan atas kematian anaknya.
Kasus ini terungkap setelah ibu korban yang saat itu sedang bekerja, tiba-tiba menerima pesan yang mencurigakan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Luwu Iptu Muhammad Ibnu Robbani membenarkan kasus ini berawal ketika korban bersama R, kekasih sang ibu yang telah bercerai, berada di rumah kontrakan.
"Saat sedang bekerja, sang ibu mendapatkan pesan dari terduga pelaku bahwa korban pingsan. Saat itu pula korban dibawa ke rumah sakit, namun setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong," kata Iptu Muhammad Ibnu Robbani, Jumat (21/11/2025).
Ibu korban yang panik dan curiga akan kematian anaknya kemudian mendatangi rumah sakit.
Tidak puas dengan kondisi yang dialami anaknya, ia segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Dianiaya secara sadis
Setelah mendapatkan laporan, tim Satreskrim Polres Luwu segera bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku R.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya.
"Pelaku sudah kami amankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku sendiri mengakui telah melakukan aksi penganiayaan terhadap korban di rumah kontrakan miliknya," jelas Iptu Muhammad Ibnu Robbani.
Saat ini, terduga pelaku R beserta barang bukti yang digunakan untuk menganiaya balita MA telah diamankan di Markas Polres Luwu guna penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, jenazah korban rencananya akan menjalani proses autopsi untuk memastikan dan mengetahui penyebab utama kematian MA, sekaligus memperkuat bukti tindak pidana kekerasan anak yang dilakukan oleh pacar ibu korban.












