Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai

Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Foto: Polisi mengolah TKP kasus pembunuhan gadis yang dilakukan pelajar SMA di Luwu Timur, Jumat (12/6/2026).
HUKUM
Sabtu, 13 Jun 2026  13:09

Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Seorang gadis cantik, Abi Limbong (21), yang bekerja sebagai cleaning service di Puskesmas Kalaena Kiri, ditemukan tewas mengenaskan bersimbah lumpur di tengah area persawahan.

Hasil penyelidikan terungkap, pelaku pembunuhan keji tersebut yakni AD (17) pelajar SMA yang tidak lain tetangga korban.

Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajri mengungkapkan, hasil pemeriksaan, aksi nekat pelajar SMA ini dipicu oleh motif asmara. 

“Pelaku sudah lama terobsesi dengan kemolekan tubuh korban hingga kerap mengintip gadis cantik itu saat sedang mandi,” katanya, Jumat (12/6/2026).

Wakpolres menuturkan, kasus pembunuhan terjadi pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Saat itu, korban Abi Limbong keluar rumah dini hari untuk berangkat kerja membersihkan puskesmas.

Pelaku yang sudah mengintai sejak awal langsung membuntuti korban memanfaatkan suasana jalanan desa yang sepi dan gelap, pelaku AD nekat menyergap dan menyekap korban secara mendadak. 

Korban sempat memberikan perlawanan sengit hingga terjadi pergulatan. Di tengah pergulatan tersebut, pelaku sempat melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban. 

Korban sempat berhasil melepaskan diri dan berlari ke arah persawahan sambil berteriak histeris meminta pertolongan warga.

“Melihat korbannya kabur dan berteriak, pelaku yang panik ketakutan aksinya terbongkar langsung mengejar korban ke tengah sawah. Pelaku kemudian mengambil sebuah batu besar dan menghantamkannya ke bagian belakang kepala korban,” katanya. 

Benturan keras itu membuat korban seketika tersungkur pingsan dan jatuh terjerembab ke dalam kubangan lumpur sawah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. 

Usai menghabisi nyawa tetangganya, pelaku AD langsung melarikan diri kembali ke rumahnya dengan kondisi pakaian dan tubuh penuh lumatan lumpur sawah. Namun, pelarian pelaku justru meninggalkan petunjuk bagi petugas.

Polsek Mangkutana berhasil menangkap pelaku hanya dalam kurun waktu 9 jam setelah penemuan jasad korban. Polisi melacak jejak kaki pelaku yang mengarah ke samping rumahnya sendiri, yang persis berdampingan dengan kediaman korban.

TAG:
#luwu timur
#sulsel
#pembunuhan
Berita Terkait
Penyidik kasus 2 guru di Luwu Utara bakal diperiksa Propam
Penyidik kasus 2 guru di Luwu Utara bakal diperiksa Propam
Penyidik kasus 2 guru di Luwu Utara bakal diperiksa Propam
Penyidik kasus 2 guru di Luwu Utara bakal diperiksa Propam
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Polres Dairi Lanjutkan Kasus Begal Rekayasa Rp297 Juta, DPC MAUNG Dairi Minta Penyelidikan Tuntas dan Transparan
Indeks Berita