Warga Sibolga-Tapteng terpaksa jarah minimarket akibat krisis pangan

Warga Sibolga-Tapteng terpaksa jarah minimarket akibat krisis pangan
Foto: Ratusan warga Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, melakukan penjarahan pada sejumlah minimarket pada Sabtu 29 November 2025.
PERISTIWA
Sabtu, 29 Nov 2025  18:52

Ratusan warga Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, melakukan penjarahan pada sejumlah minimarket pada Sabtu (29/11/2025).

Aksi berlangsung akibat krisis pangan pada kedua wilayah itu akibat banjir bandang dan longsor yang mengisolasi daerah tersebut.

Dari rekaman video amatir yang beredar di media sosial, terlihat warga berbondong-bondong memasuki beberapa minimarket dan mengambil berbagai kebutuhan pokok.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi tidak mampu menghentikan massa. Petugas hanya dapat mengawasi dari luar ketika warga membobol pintu masuk dan membawa barang keluar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penjarahan terjadi karena stok pangan warga menipis sejak akses jalan utama menuju Sibolga dan Tapanuli Tengah terputus.

Distribusi logistik belum kembali normal sehingga masyarakat kesulitan memperoleh bahan makanan dan kebutuhan harian.

Bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut belum menjangkau seluruh titik terdampak.

Sejumlah warga mengaku belum menerima suplai pangan sejak bencana melanda awal pekan. Situasi ini diperburuk dengan keterbatasan transportasi yang menghambat pendistribusian bantuan ke daerah terisolasi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan membenarkan aksi penjarahan tersebut. Ia menyampaikan proses penanganan masih berlangsung di tingkat kepolisian setempat.

“Benar. Saat ini tengah ditangani oleh polres. Perkembangan informasinya akan kami sampaikan,” ujar Ferry.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah belum memberi keterangan resmi mengenai penyaluran logistik lanjutan.

Warga berharap bantuan pangan segera datang agar situasi tidak semakin memanas.

Akibat bencana yang terus menghambat pergerakan distribusi, kondisi sosial di kedua wilayah dinilai rawan meningkat menjadi konflik.

TAG:
#banjir
#longsor
#sibolga
#tapteng
#tapanuli tengah
#sumut
Berita Terkait
Bobby Nasution terbang bawa logistik dan obat-obatan ke Tapteng dan Sibolga yang masih terisolir
Bobby Nasution terbang bawa logistik dan obat-obatan ke Tapteng dan Sibolga yang masih terisolir
Bobby Nasution terbang bawa logistik dan obat-obatan ke Tapteng dan Sibolga yang masih terisolir
Bobby Nasution terbang bawa logistik dan obat-obatan ke Tapteng dan Sibolga yang masih terisolir
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polda Sumsel Masifkan Pencegahan Karhutla, 189 Patroli Digelar di Wilayah Rawan
Riset Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi dan Kemitraan, Polda Sumsel Dorong Keamanan Transportasi Berkelanjutan
Sekretaris Rajawali Purwakarta: Jangan Biarkan Revitalisasi Sekolah Hanya Menjadi Kegiatan Di Atas Kertas Saja
Tanggap Karhutla, Satgas Aman Nusa II Tuntaskan Pemadaman di Ogan Ilir
Abaikan Aturan dan Ujian Kompetensi, Penunjukan Camat Gelumbang Muara Enim Picu Ancaman Gugatan PTUN
Indeks Berita