Viral bullying dan perkelahian siswa SMP di Tulang Bawang, sampai ada yang patah tangan

Viral bullying dan perkelahian siswa SMP di Tulang Bawang, sampai ada yang patah tangan
Foto: Tangkapan layar aksi bullying siswa SMP di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
PPA & TPPO
Rabu, 29 Jul 2026  02:40

Video yang memperlihatkan aksi perundungan (bullying) di dalam ruang kelas salah satu SMP di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, viral di media sosial.

Mirisnya, dalam kurun waktu satu pekan, insiden kekerasan di sekolah tersebut terjadi beruntun hingga menyebabkan seorang siswa patah tulang tangan.

Dalam video yang beredar, tampak seorang siswa dipukul dan dibanting oleh siswa lainnya di depan teman-teman sekelasnya.

Insiden kekerasan lain kembali mengguncang sekolah yang sama.

Seorang siswa laki-laki mengalami cedera parah berupa patah tulang pada bagian tangan akibat terlibat perkelahian sesama siswa di area perkebunan karet usai jam pulang sekolah.

Insiden perkelahian tersebut diduga dipicu oleh permasalahan sepele, yakni aksi saling ejek.

Menanggapi kejadian viral tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang langsung mendatangi kediaman siswa yang mengalami patah tulang tangan.

Pihak Disdik bersama instansi terkait menggelar pembinaan bagi siswa-siswi yang terlibat aksi bullying maupun perkelahian.

Disdik mengklaim kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban, telah sepakat menempuh jalur perdamaian setelah dilakukan mediasi.

"Kami sudah mendatangi langsung rumah korban yang mengalami patah tangan dan melakukan pembinaan kepada para siswa yang terlibat. Proses mediasi dan kesepakatan damai antara pihak keluarga pelaku dan korban sudah dilaksanakan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang, M Ami Iswandi Ismed Balaw, Selasa (28/7/2026). 

Meski proses mediasi tingkat kedinasan telah berjalan, Satreskrim Polres Tulang Bawang menegaskan tetap turun tangan melakukan klarifikasi dan penyelidikan mendalam atas dua peristiwa yang terjadi pada 18 Juli dan 24 Juli 2026 tersebut.

"Kami saat ini melakukan penyelidikan dan klarifikasi terkait dua rentetan peristiwa kekerasan yang melibatkan para siswa di sekolah tersebut guna memastikan kepastian hukum serta penanganan anak," kata Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama.

Saat ini kondisi korban patah tangan dilaporkan berangsur membaik, meski belum dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah secara tatap muka. Sementara itu, korban aksi perundungan sudah kembali bersekolah seperti biasa.

TAG:
#bullying
#perundungan
#peelindungan anak
#tulang bawang
#lampung
Berita Terkait
Duh! Wanita sedang ibadah di masjid nyaris diperkosa di Bandar Lampung
Duh! Wanita sedang ibadah di masjid nyaris diperkosa di Bandar Lampung
Duh! Wanita sedang ibadah di masjid nyaris diperkosa di Bandar Lampung
Duh! Wanita sedang ibadah di masjid nyaris diperkosa di Bandar Lampung
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kekeringan mengancam, BMKG: Saat ini El Nino masuk kategori kuat
Aksi bejat kakek di Gowa, rudapaksa keponakan disabilitas hingga hamil
7 daerah di Banten alami kekeringan dampak kemarau ekstrem
Lagi-lagi jatuh korban kekerasan, pemuda di Cililin KBB tewas seusai dikeroyok
Proyek Tebing Sungai Pinoh: Arahkan Ke Kades Tanpa Wewenang, Maung Pusat Sorot Ketidakwajiban
Indeks Berita