Menhut pantau langsung proses evakuasi korban bencana di Agam Sumbar

Menhut pantau langsung proses evakuasi korban bencana di Agam Sumbar
Foto: Menhut Raja Juli Antoni meninjau langsung ke lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Kemenhut)
PERISTIWA
Minggu, 30 Nov 2025  22:22

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung ke lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam masa tanggap darurat. 

Raja Juli didampingi oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Mhd Lutfi, serta jajaran TNI dan relawan.

Rombongan menyusuri area terdampak untuk memastikan proses evakuasi korban dan penyaluran bantuan berjalan maksimal.

Dalam kesempatan itu, Raja Juli turut memantau proses evakuasi dua jenazah korban yang baru ditemukan. 

“Kami atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya atas musibah yang kita hadapi bersama pada saat ini. Innalillahi wa innailaihi rojiun,” ujar Raja Juli usai meninjau lokasi di Kabupaten Agam, Minggu (30/11/2025).

“Barusan saja saya bersama Kapolda Sumbar, Riau, dan TNI, mengevakuasi 2 jenazah, dua korban meninggal. Dan saya kira hari-hari ini ini masih yang jadi fokus utama kita, melakukan tanggap darurat,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dia juga mendatangi posko pengungsian serta berbincang dengan sejumlah korban, termasuk seorang ibu yang bercerita masih kehilangan adik kandung dan keponakannya. 

Raja Juli memastikan kondisi warga menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh korban terdata serta tertangani dengan baik. 

“Kami terus berkoordinasi dengan TNI–Polri untuk menyelesaikan dulu tahap tanggap darurat ini. Bantuan Alhamdulillah sudah banyak masuk. Tadi ada Pak Sekda, beberapa tempat masih banyak terisolir, kita data lagi, ada alat berat kita arahkan ke tempat yang terisolir tersebut,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah evakuasi korban, pembukaan akses, pemulihan awal wilayah terdampak hingga pemulihan psikologis para penyintas, terutama anak-anak. Menhut memastikan dirinya terbuka untuk kritik, evaluasi maupun investigasi terkait peristiwa ini.

“Sekali lagi kita fokus dulu menyelesaikan perosalan yang kita hadapi hari ini. Setelah masa tanggap darurat ini selesai tentu saya sangat terbuka untuk evaluasi, kritik, investigasi apapun, tapi sekali lagi kita coba fokus dulu menyelesaikan apa yang dialami olah rakyat ini secara bersama-sama,” tuturnya.

TAG:
#bencana sumatera
#agam
#raja juli
#menhut
#sumbar
Berita Terkait
TNI AL kerahkan pasukan elite, kapal perang dan helikopter bantu tangani korban bencana Sumatera
TNI AL kerahkan pasukan elite, kapal perang dan helikopter bantu tangani korban bencana Sumatera
TNI AL kerahkan pasukan elite, kapal perang dan helikopter bantu tangani korban bencana Sumatera
TNI AL kerahkan pasukan elite, kapal perang dan helikopter bantu tangani korban bencana Sumatera
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
KPK Temukan Emas Dan Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim, DPW RAJAWALI Jawa Timur: Usut Tuntas Sampai Terang Benderang
Dugaan Korupsi JSP Rp1 Miliar, DPC Maung Bengkulu Utara: Jangan Ada Yang Ditutup-Tutupi — Sampaikan Secara Terbuka
Polsek cigudeg mengadakan Acara Maulid Nabi SAW 1448 Hijriah Kampung Gardu, Desa Bunar
Buka IGIC 2026, Menag Tegaskan Peran Imam Sebagai Duta Perdamaian Dunia
Dugaan Penyimpangan Bibit Sawit Sekadau, Rajawali Sekadau Minta Kejati Kalbar Segera Tuntaskan 
Indeks Berita