Personel Kodim 0402 Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Tulung Selapan Ulu

OKI, Aliansinews"
Personel Kodim 0402 OKI bersama tim gabungan berhasil melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB dalam rangka ground check hotspot sekaligus penanganan titik api di wilayah yang diketahui rawan terjadi kebakaran.

Dalam kegiatan pemadaman, tim gabungan terdiri dari personel TNI, personel RPK PT Samora, dan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Tim menggunakan dua unit pompa air dengan memanfaatkan sumber air dari kanal yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare, sementara luas lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 0,5 hektare. Lahan yang terbakar merupakan lahan desa dengan jenis tanah mineral.
Penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui. Kondisi cuaca saat kegiatan berlangsung dilaporkan cerah, sementara vegetasi di lokasi masih dalam proses pendataan.

Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat S 3°16`03,6" dan E 105°19`50,5". Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, kondisi terkini di lokasi dilaporkan api telah padam.
Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan patroli darat di wilayah yang rawan Karhutla, verifikasi hotspot dan monitoring lokasi, serta pendinginan pada area terdampak.
Tim juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla serta mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama TNI, masyarakat dan pihak terkait dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran, khususnya di wilayah Kecamatan Tulung Selapan yang memiliki sejumlah kawasan rawan Karhutla.
Dengan adanya patroli dan pemantauan secara rutin, diharapkan potensi munculnya titik api baru dapat segera diketahui dan ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.(Duti)












