Bupati Aceh Selatan disorot, tanggap darurat bencana malah ngacir umrah

Bupati Aceh Selatan disorot, tanggap darurat bencana malah ngacir umrah
Foto: Foto Bupati Aceh Selatan Mirwan MS bersama keluarga menjalankan ibadah umrah menyebar luas di media sosial di tengah musibah bencana banjir Aceh Selatan. (dok. istimewa)
PERISTIWA
Jumat, 05 Des 2025  20:46

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menjadi pusat perhatian publik dan menuai sorotan tajam setelah dikabarkan menunaikan ibadah umrah pada Selasa, 2 Desember 2025.

Kepergian ini memicu polemik karena hanya berselang dua hari setelah ia menandatangani surat resmi penetapan status darurat bencana di wilayahnya yang dilanda banjir dan longsor.

Surat bernomor 360/1315/2025 yang ditandatangani Mirwan menyatakan ketidaksanggupan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menangani dampak bencana yang melanda 11 kecamatan

Surat tersebut menjadi dasar administratif bagi Pemerintah Provinsi Aceh untuk mengambil alih penanganan.

Menanggapi sorotan publik, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Selatan, Diva Samudera Putra, memberikan klarifikasi mengenai dokumen tersebut.

Ia menegaskan bahwa surat ketidaksanggupan itu bukanlah penolakan tanggung jawab, melainkan prosedur administratif wajib agar bantuan provinsi dapat masuk.

“Surat ketidaksanggupan ini memang syarat dari Pemerintah Provinsi Aceh dalam penetapan status darurat bencana. Ini juga bentuk dukungan pemerintah kabupaten/kota kepada provinsi agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat, lebih kuat, dan lebih terstruktur,” jelas Diva, pada Minggu, 30 November 2025 lalu.

Gelombang lritik setelah foto umrah viral

Terlepas dari penjelasan administratif, kabar perjalanan Mirwan ke Tanah Suci, yang disebut turut disertai keluarganya, menyebar luas. Mirwan dikabarkan memulai perjalanannya dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Selasa, 2 Desember.

Gelombang kritik publik semakin deras setelah akun media sosial @kotabandaaceh mengunggah foto-foto yang menampilkan aktivitas umrah Mirwan pada Jumat, 5 Desember 2025.

Masyarakat menilai waktu keberangkatan tersebut sangat tidak tepat. Kritik menyoroti ketidakselarasan antara kondisi darurat bencana yang memerlukan fokus dan kehadiran pimpinan daerah dengan keputusan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, meskipun itu bersifat ibadah. 

Tindakan tersebut dianggap bertolak belakang dengan kondisi wilayah yang baru saja dinyatakan memerlukan bantuan penanganan dari level yang lebih tinggi (provinsi).

TAG:
#bencana sumatera
#aceh selatan
#banjir
#longsor
#aceh
#cuaca ekstrem
Berita Terkait
Tinjau 3 provinsi terdampak bencana, Gibran: Warga Sumatera tidak sendirian
Tinjau 3 provinsi terdampak bencana, Gibran: Warga Sumatera tidak sendirian
Tinjau 3 provinsi terdampak bencana, Gibran: Warga Sumatera tidak sendirian
Tinjau 3 provinsi terdampak bencana, Gibran: Warga Sumatera tidak sendirian
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Sespri Prabowo temui Jokowi di Solo, ada apa?
Rupiah Terus Melemah Sentuh Rp17.825 per Dolar AS, DPP MAUNG Pusat Sorot & Sampaikan Langkah Penyeimbang
Korban Kehilangan 11 Keping Emas, DPC MAUNG Malang Raya Ingatkan Kewajiban Pertanggungjawaban BuktiĀ 
Lewat Nobar Piala Dunia, Rajawali Kalbar dan Kabid Humas Polda Bahas Keamanan Daerah
Geger penemuan jasad wanita hamil dalam mobil pelat merah di Bandara Juanda
Indeks Berita