Bertambah, calon manajer Kopdes Merah Putih meninggal saat Latsarmil jadi 5 orang

Bertambah, calon manajer Kopdes Merah Putih meninggal saat Latsarmil jadi 5 orang
Foto: Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.
EKONOMI
Sabtu, 27 Jun 2026  12:40

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi jumlah peserta sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) dan kampung nelayan merah putih (KNMP) 2026 yang meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar liliter (latsarmil) dan manajerial bertambah menjadi lima orang. Penambahan tersebut terjadi setelah satu peserta dilaporkan wafat pada Jumat (26/6/2026). 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima peserta program tersebut.

"Pertama-tama atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, panitia seleksi nasional, dan seluruh penyelenggara program sarjana penggerak pembangunan Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKMP-KNMP Tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial," ujar Ketut dalam konferensi pers di Balai Media Kemenhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Program SPPI diselenggarakan oleh panitia seleksi nasional yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), BP BUMN, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Ketut menjelaskan seluruh peserta yang mengalami gangguan kesehatan telah memperoleh penanganan awal dari tenaga medis di satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan sesuai prosedur.

Ia menegaskan setiap peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum mengikuti pendidikan.

Pemeriksaan tersebut meliputi tes laboratorium darah dan urin, tes kehamilan bagi peserta perempuan, foto rontgen toraks, elektrokardiogram (EKG), USG abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur tubuh, hingga kesehatan jiwa.

Menurut Kemenhan, kelima peserta yang meninggal dunia memiliki kondisi medis yang berbeda-beda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian meliputi henti jantung, heat stroke, tuberkulosis, pneumonia atau infeksi paru yang disertai komplikasi medis, serta satu kasus yang masih dalam proses evaluasi medis lebih lanjut.

Menyusul insiden tersebut, Kemhan bersama panitia seleksi nasional menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latihan bela negara dan manajerial.

Evaluasi akan difokuskan pada sistem pemantauan kesehatan peserta, pengawasan medis selama pelatihan, penyesuaian intensitas kegiatan, mekanisme rujukan ke fasilitas kesehatan, serta deteksi dini terhadap peserta yang memiliki faktor risiko kesehatan.

Selain itu, Kemenhan akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan penyakit paru maupun penyakit menular di lingkungan pendidikan.

Penyelenggara juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan, observasi, serta isolasi terhadap peserta yang memerlukan penanganan medis.

Ketut menegaskan latihan bela negara dalam program SPPI bukan merupakan pendidikan militer yang bertujuan mencetak prajurit.

Menurutnya, pelatihan tersebut dirancang untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, serta profesionalisme para peserta.

Seluruh lulusan program nantinya dipersiapkan menjadi calon pengelola koperasi desa/kelurahan merah putih dan kampung nelayan merah putih di berbagai daerah di Indonesia.

TAG:
#latsarmil
#kopdes merah putih
#kemhan
Berita Terkait
WNA Asal Amerika Serikat Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan
WNA Asal Amerika Serikat Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan
WNA Asal Amerika Serikat Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan
WNA Asal Amerika Serikat Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tenang sejak 2024, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi
Tangis istri korban penyiksaan oknum polisi pecah di Bareskrim
Aipda Yudhi gugur dalam penggerebekan bandar narkoba, Bareskrim turunkan tim ke Katingan
Waduh! Oknum polisi aktif dilaporkan aniaya istri dan paksa membuat sabu
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Program MBG di Air Kumbang Dirasakan Manfaatnya oleh Warga
Indeks Berita