Bupati Luwu H. Patahuddin, Meneteskan air Mata pada Upacara Peringatan HUT KOPRI ke 54

Aliansinews- Pemerintah Daerah kabupaten Luwu provinsi Sulawesi Selatan sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan hari ulang tahun KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA yang diselenggarakan di Lapangan Andi Jemma Belopa pada Senin, 1/12/2025.
Peringatan HUT KOPRI ke 54 dengan mengangkat tema " Bersatu, Berdaulat, Bersama KOPRI dalam mewujudkan Indonesia maju dan sekaligus dirangkaikan peringatan HUT PGRI ke 80 dengan mengikut sertakan seluruh aparatur sipil negara ( ASN dan PPPK ) di seluruh unit kerja masing masing.
" Tiga perempuan pilihan mendapatkan kesempatan untuk membacakan naskah penting pada upacara peringatan HUT KOPRI ke 54 yakni, pembacaan undang undang dasar 45 oleh ibu Hajerah dari dinas Perumahan dan pemukiman, pembacaan panca Prasetya kopri oleh Ibu Sry Ningsih Jusmita dari Bappeda serta pembacaan iqrar hari guru oleh ibu Hajerah Roswati dari Dinas pendidikan ( kepsek SDN 38 Jambu).
Bupati Luwu, H. Patahuddin, sebagai pemimpin upacara dalam sambutannya menyampaikan, tiga momentum besar ini memiliki makna strategis dalam memperkuat ASN dan memperkuat guru dalam membangun kabupaten Luwu yang maju, mandiri dan berdaya saing, ASN tentunya mempunyai peran strategis dan memastikan pengelolaan APBD yang efektif efesien dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui tekad kesiapsiagaan kopri," ucapnya.
"Bupati mengajak untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kompetensi menjunjung tinggi etika profesi dan menjadi teladan dalam pelayanan publik dan kami mengapresiasi seluruh ASN untuk menjaga keras, menopang pembangunan daerah baik itu pelayanan administrasi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat, ketangguan ASN Luwu adalah kekuatan kita bersama
Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah mengambil langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru serta ASN yang diantaranya, program biaya siswa, RPL untuk pendidikan S1 dan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi serta peningkatan kesejahteraan guru dan ASN, termasuk insentif bagi parah guru honorer.
"Pemerintah juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan kepolisian RI terkait perlindungan Hukum bagi guru terutama penyelesaian Restorasi Justice dalam kasus kasus yang berkaitan dengan dunia pendidikan
Guru adalah agen perubahan dan peradaban ditengah tantangan jaman digital, degradasi moral, persoalan sosial, ekonomi, kehadiran guru sebagai teladan dan pembimbing sangatlah diperlukan," jelas Bupati.
"Untuk tugas yang mulia guru, Bupati mengajak untuk meluruskan niat, memperluas motivasi, membuka hati dan meneguhkan jati diri, olehnya itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, orang tua dan semua pihak agar menghargai jeripaya guru," harapnya.
" Ia juga menyampaikan pesan kepada semua murid sebagai pesan presiden Prabowo Subianto diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar diantaranya, belajar dengan baik, cinta Ayah dan ibu, Hormati Guru, dukung sesama teman dan cinta tanah air dan bangsa.
Tangis haruh Bupati Luwu H. Patahuddin pecah ketika menyampaikan kalimat ( Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu, ridho dan doa gurumu menentukan masa depanmu) untaian kata yang terucap dengan ikhlas dan tulus itulah membuat para ASN dan Guru ikut terharu bahkan ada yang ikut Meneteskan air mata serta sontak riak tepukan tangan hangat juga datang dari para ASN dan Guru serta para tamu undangan.
" Lebih lanjut, H. Patahuddin menyampaikan bahwa KOPRI dan PGRI adalah mitra strategis dalam pembangunan masa depan kabupaten Luwu, keduanya bukan hanya sebagai aparatur dan pendidikan tetapi juga sebagai agen perubahan, untuk menjaga karakter moral generasi kabupaten Luwu, olehnya itu mari kita jadikan HUT KORPRI ke 54, hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 80 sebagai momentum untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan terbaik kita kepada Masyarakat, tutup.
(Adhy)












