Jadi tersangka korupsi, Wamen Imipas Silmy Karim serahkan diri. Segini hartanya 

Jadi tersangka korupsi, Wamen Imipas Silmy Karim serahkan diri. Segini hartanya 
Foto: Simlly Karim (rompi oranye)
TIPIKOR
Kamis, 04 Jun 2026  11:49

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Silmy menjadi sorotan usai menjadi pihak yang dicari KPK terkait rangkaian OTT di Imigrasi Jakarta Barat. Ia pun menyerahkan diri ke KPK pada Rabu (3/6) malam sekitar pukul 22.32 WIB didampingi sejumlah ajudan dan langsung menjalani pemeriksaan.

Silmy bukan sosok baru di pemerintahan maupun dunia korporasi. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, itu merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti angkatan 1992.

Sebelum masuk ke pemerintahan, Silmy berkarier selama lebih dari dua dekade di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.

Ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Krakatau Posco, Komisaris Utama PT Krakatau Nippon Steel Synergy, Komisaris PT GE Power Solution Indonesia, Komisaris Utama MAN Diesel & Turbo Indonesia, hingga Advisor PT Freeport Indonesia.

Silmy juga sempat menjadi Komisaris Independen Carrefour Indonesia sebelum dipercaya menjabat Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Kariernya di pemerintahan dimulai saat dilantik sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Januari 2023.

Saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terbentuk, Silmy kembali mendapat kepercayaan dengan ditunjuk sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, Silmy memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp234,59 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari total aset senilai Rp243,59 miliar yang dikurangi utang sebesar Rp8,99 miliar.

Aset terbesar Silmy berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp184,02 miliar yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Selain itu, ia tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp31 miliar, harta bergerak lainnya sebesar Rp11,39 miliar, surat berharga Rp8,69 miliar, serta alat transportasi dan mesin senilai Rp8,47 miliar.

Dalam laporan tersebut, Silmy juga memiliki sejumlah kendaraan koleksi, antara lain dua unit sepeda motor Harley-Davidson keluaran 1998 dan 2003.

Sementara untuk kendaraan roda empat, ia tercatat memiliki Jeep CJ7 tahun 1988, Mercedes-Benz 280E tahun 1979, Toyota Land Cruiser tahun 1981, Jeep Wrangler tahun 1996, serta Mercedes-Benz G63 tahun 2022.

Dari seluruh koleksi kendaraan tersebut, Mercedes-Benz G63 menjadi aset kendaraan dengan nilai tertinggi, yakni sekitar Rp6 miliar.

TAG:
#wamen imipas
#silmy karim
#imigrasi
#ott
#kpk
Berita Terkait
Terkait Kasus LNG di Pertamina, KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri
Terkait Kasus LNG di Pertamina, KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri
Terkait Kasus LNG di Pertamina, KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri
Terkait Kasus LNG di Pertamina, KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita