Status siaga darurat kekeringan di Gunungkidul diperpanjang

Status siaga darurat kekeringan di Gunungkidul diperpanjang
Foto: Ilustrasi.
JATENG-DIY
Kamis, 03 Sep 2026  00:12

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Langkah ini diambil guna mengoptimalkan penanganan kedaruratan, terutama terkait krisis air bersih yang membelit ribuan warga akibat musim kemarau panjang.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengungkapkan bahwa status siaga darurat yang mulanya berakhir pada 31 Agustus 2026 kini diperpanjang selama tiga bulan ke depan, yakni hingga akhir November 2026.

Keputusan ini didasarkan pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi puncak hingga masa kemarau berpotensi bertahan hingga November.

Dampak kekeringan meluas di 16 Kapanewon 

Hingga saat ini, krisis air bersih dilaporkan telah meluas ke 16 kapanewon (kecamatan) di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

BPBD disebut telah membagikan lebih dari 2,5 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan pokok harian warga.

Penyaluran bantuan air bersih ini juga disokong secara mandiri oleh 12 pemerintah kapanewon menggunakan anggaran masing-masing.

Kendati demikian, tingginya lonjakan permintaan diperkirakan akan terus berlangsung seiring belum turunnya hujan.

Menghadapi potensi ancaman kekeringan hingga beberapa bulan ke depan, alokasi anggaran reguler droping air milik BPBD diperkirakan habis pada awal September ini.

Untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan, pihak BPBD telah mengajukan penambahan anggaran darurat.

"Anggaran kami diprediksi habis awal September. Kami sudah mengajukan tambahan anggaran untuk sekitar 5.000 tangki air bersih melalui skema BTT, yang saat ini masih dalam proses pencairan," ujar Purwono.

Atas kondisi tersebut, BPBD mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengelola pasokan air yang ada.

Warga diminta memprioritaskan pemanfaatan air untuk kebutuhan vital dan pokok harian, seperti konsumsi dan memasak.

TAG:
#gunungkidul
#kekeringan
#yogyakarta
#diy
Berita Terkait
Vonis ringan penabrak mahasiswa UGM hingga tewas, dipertanyakan
Vonis ringan penabrak mahasiswa UGM hingga tewas, dipertanyakan
Vonis ringan penabrak mahasiswa UGM hingga tewas, dipertanyakan
Vonis ringan penabrak mahasiswa UGM hingga tewas, dipertanyakan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Press Release KRYD Oktober 2026: Kapolres Simalungun Ungkap Tiga Kasus 3C, Pelaku Pencurian Diringkus hingga Labuhan Batu dan Batu Bara
Indeks Berita