Kematian dosen cantik Untag di Semarang, keluarga desak polisi usut tuntas

Kematian dosen cantik Untag di Semarang, keluarga desak polisi usut tuntas
Foto: AKBP Basuki (baju kuning)
JATENG-DIY
Jumat, 21 Nov 2025  20:53

Kasus kematian Dwinanda Linchia Levi (35), dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang hingga kini masih misterius.

Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kost-hotel (kostel) di Jalan Telaga Bodas Raya pada Senin, 17 November 2025 lalu.

Kematian Levi menyeret AKBP Basuki, seorang perwira polisi di Polda Jateng.

Kuasa hukum keluarga korban, Zaenal Abidin Petir, mendesak Polda Jateng mengusut kasus ini secara transparan, termasuk soal peran dan hubungan AKBP Basuki dengan korban.

"Polda Jateng jangan menutup-nutupi. Apalagi AKBP B sama almarhum ini satu KK (Kartu Keluarga) dengan status family lain. Padahal AKBP B punya keluarga," kata Petir dikutip, Jumat (21/11/2025).

Perwira Polri berinisial AKBP B (56) ternyata sudah menjalani hubungan terlarang dengan dosen Untag Semarang berinisial D (35) sejak 2020.

Fakta ini terkuak di tengah penyelidikan kasus kematian dosen cantik tersebut.

Di dalam kamar terdapat AKBP Basuki yang kini dihukum menjalani penahanan khusus (patsus).

Sampai saat ini, kematian dosen cantik Untag Semarang ini masih menyisakan banyak kejanggalan dan terus didalami penyidik Polda Jateng serta Polrestabes Semarang.

Dari hasil penyelidikan, korban diketahui sudah 2 tahun tinggal di kamar kostel tersebut.

Dosen cantik asal Banyumas itu sempat mengalami sakit hingga harus dirawat dan tercatat berobat ke rumah sakit selama 2 hari berturut-turut pada 15 dan 16 November 2025 sebelum ditemukan tewas.

Keluhannya yakni darah tinggi hingga tensi mencapai 190 serta gula darah mencapai 600. 

TAG:
#dosen cantik
#dosen untag
#semarang
#akbp basuki
Berita Terkait
Kasus dosen Untag tewas di Semarang, mahasiswa tuntut polisi transparan
Kasus dosen Untag tewas di Semarang, mahasiswa tuntut polisi transparan
Kasus dosen Untag tewas di Semarang, mahasiswa tuntut polisi transparan
Kasus dosen Untag tewas di Semarang, mahasiswa tuntut polisi transparan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita