Banyak kasus mega korupsi terungkap, Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia apresiasi kinerja Kejaksaan dan Kepolisian

Banyak kasus mega korupsi terungkap, Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia apresiasi kinerja Kejaksaan dan Kepolisian
Foto: Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia Irawati Djoni Lubis (tengah kiri) dan Sekjen Suparno saat menyerahksn SK Departemen Kesehatan LAI.
TIPIKOR
Kamis, 09 Jul 2026  20:19

Jakarta – Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), Irawati Djoni Lubis, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengungkap berbagai kasus dugaan korupsi yang tergolong kelas tergolong kelas kakap (mega korupsi) dan menjadi perhatian publik.

Menurutnya, keberhasilan Kejaksaan dalam mengungkap dugaan korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret pejabat-pejabat tinggi di Bagan Gizi Nasional (BGN) merupakan bukti bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara berjalan dengan semestinya. 

Pengungkapan kasus tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh sehingga program strategis pemerintah dapat diperbaiki dan dilaksanakan secara lebih transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

"Kami mengapresiasi keberanian kejaksaan dalam membongkar dugaan korupsi pada program MBG. Penegakan hukum seperti ini penting agar setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ketua Umum LAI, Kamis (9/7/2026). 

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepolisian Republik Indonesia atas keberhasilannya mengungkap dugaan korupsi batu bara PLN, Asabri dan Krakatau Steel, yang disertai penyitaan uang tunai dalam jumlah sangat besar, mencapai lebih dari Rp500 miliar.

Keberhasilan tersebut dinilai menunjukkan keseriusan Polri dalam menindak tindak pidana korupsi secara profesional dan tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, Ketua Umum LAI juga berharap sinergi antar lembaga penegak hukum khususnya kejaksaan dan kepolisian dapat terus ditingkatkan, agar harapan masyarakat tentang tata kelola keuangan negara yang notabene uang rakyat bisa lebih bersih dari berbagai penyimpangan. 

Menurutnya, sinergi antarlembaga penegak hukum merupakan bentuk mekanisme check and balance yang sangat penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Kinerja yang profesional, transparan, dan berintegritas dari aparat penegak hukum akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

"Lembaga Aliansi Indonesia berharap semangat pemberantasan korupsi terus dijaga tanpa pandang bulu. Ketika aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan saling mengawasi sesuai kewenangannya, maka tata kelola pemerintahan akan semakin baik dan Indonesia akan semakin maju," tegasnya.

Lembaga Aliansi Indonesia menegaskan akan terus mendukung upaya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dia juga meminta pengurus dan anggota LAI dari pusat sampai daerah dapat terus membantu serta bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah hingga mengungkap kasus korupsi di daerah masing-masing. 

TAG:
#korupsi batu bara
#asabri
#krakatau steel
#mbg
#aliansi
#polri
Berita Terkait
Foto keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di rumah mewah Sentul turut disita bersama 74 kg emas
Foto keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di rumah mewah Sentul turut disita bersama 74 kg emas
Foto keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di rumah mewah Sentul turut disita bersama 74 kg emas
Foto keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di rumah mewah Sentul turut disita bersama 74 kg emas
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polda Sumsel Masifkan Pencegahan Karhutla, 189 Patroli Digelar di Wilayah Rawan
Riset Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi dan Kemitraan, Polda Sumsel Dorong Keamanan Transportasi Berkelanjutan
Sekretaris Rajawali Purwakarta: Jangan Biarkan Revitalisasi Sekolah Hanya Menjadi Kegiatan Di Atas Kertas Saja
Tanggap Karhutla, Satgas Aman Nusa II Tuntaskan Pemadaman di Ogan Ilir
Abaikan Aturan dan Ujian Kompetensi, Penunjukan Camat Gelumbang Muara Enim Picu Ancaman Gugatan PTUN
Indeks Berita