Banjir bandang Sukabumi, belasan rumah hanyut dan puluhan keluarga terisolasi

Banjir bandang Sukabumi, belasan rumah hanyut dan puluhan keluarga terisolasi
 
DAERAH
Kamis, 18 Des 2025  11:04

Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cidadap menerjang Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bencana tersebut menyebabkan sedikitnya 16 unit rumah warga hanyut terbawa arus deras.

Dampak banjir bandang ini memaksa sekitar 75 keluarga dari empat kampung, yakni Kampung Sawah Tengah, Cipanas, Cikadaka, dan Babakan Beber, mengungsi ke gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kuwungluwuk.

Permukiman warga dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga tampak tak lagi layak huni.

Salah seorang warga terdampak, Abdul Manan, mengungkapkan kesedihannya melihat rumahnya yang hancur diterjang banjir.

Ia bersama puluhan warga lainnya kini hanya bisa bertahan di tempat pengungsian dengan perlengkapan seadanya.

“Rumah saya sudah tidak ada, sudah ambruk. Ini sudah bukan kota mati lagi, sudah seperti kuburan. Tidak ada lagi permukiman di sini. Kami semua mengungsi,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Selain menghanyutkan rumah, banjir bandang juga melumpuhkan akses transportasi warga. Sejumlah ruas jalan menuju kampung terendam air, bahkan beberapa jembatan dilaporkan terputus, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Kampung Cisarua. Sebanyak 20 keluarga dilaporkan masih terisolasi akibat aliran sungai yang meluap dan membelah wilayah permukiman mereka.

Kepala Seksi Pelayanan Desa Cidadap, Ruyatman, menjelaskan, warga yang terisolasi berada di tengah kepungan arus sungai. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat drastis.

“Warga di Kampung Cisarua terisolasi karena berada di posisi tengah. Dahulu air hanya di sebelah kiri, sekarang di sebelah kanan juga sudah masuk,” katanya.

Pemerintah Desa Cidadap saat ini menyiapkan langkah evakuasi lanjutan menggunakan perahu karet, mengingat akses darat menuju lokasi terputus total.

Sementara itu, para pengungsi yang bertahan di bangunan sekolah sangat membutuhkan bantuan darurat, seperti perlengkapan tidur, bahan makanan, air bersih, obat-obatan, serta dukungan tenaga medis.

TAG:
#banjir bandang
#sukabumi
#banjir
Berita Terkait
Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug, Sukabumi, Demo Protes Guru Tampar Siswi gegara Selfie
Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug, Sukabumi, Demo Protes Guru Tampar Siswi gegara Selfie
Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug, Sukabumi, Demo Protes Guru Tampar Siswi gegara Selfie
Ratusan Siswa SMAN 1 Cicurug, Sukabumi, Demo Protes Guru Tampar Siswi gegara Selfie
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Didirikan 1979, ini sejarah Yayasan Sekolah Harapan Ibu, tempat ditemukannya ratusan senjata
Polisi segera bongkar makam Sutrimo penjaga rumah eks Jampidsua untuk ungkap penyebab kematiannya
Drag Race maut Kotamobagu Sulut, mobil tabrak penonton dan tewaskam 7 orang
Kisah kejujuran kurir Syarif: Kembalikan uang Rp 92 Juta yang salah transfer
Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Indeks Berita