Penculik Alvaro ternyata ayah tiri, keluarga syok!

Penculik Alvaro ternyata ayah tiri, keluarga syok!
Foto: Kakek Alvaro Kiano Nugroho (6), Tugimin (71), pegang foto sang cucu saat ditemui di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
PPA & TPPO
Senin, 24 Nov 2025  08:55

Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun yang hilang sejak Maret 2025 di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan dalam kondisi tewas.

Ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, telah diamankan polisi karena diduga merupakan pelaku penculikan.

Kakek Alvaro, Tugimin, mengaku pihak keluarga sama sekali tak menyangka menantunya merupakan sosok yang bertanggung jawab di balik hilangnya sang cucu.

"Itu enggak nyangka sama sekali itu kita, enggak ada kecurigaan sama sekali itu kita. Warga, keluarga nggak ada yang curiga," kata Tugimin, Senin (24/112025) dini hari.
  
Pasalnya, menurut Tugimin, Alex dikenal sebagai pribadi yang baik. Perilaku yang ditunjukkannya selama ini pun positif, termasuk ke Alvaro.
  
"Padahal ayah tirinya itu orangnya baik, sopan, ramah dengan siapapun. Bahkan Alvaro itu minta apa pun selalu dibelikan," ucap dia.

Bahkan, Tugimin bercerita, di hari Alvaro menghilang, Alex masih ikut mencari.

"Datang, ikut nyari. Bahkan nganter saya ke polsek untuk buat laporan polisi," bebernya.

Setelah Alvaro hilang pun, Tugimin mengungkapkan, Alex masih kerap menemuinya. Di setiap kedatangannya, Alex juga disebut masih kerap membantu pencarian.

"Masih ke sini. Setiap hampir seminggu sekali, dua minggu sekali datang. Baik orangnya," ujar Tugimin.

Namun, atas dugaan perbuatan Alex, Tugimin mengaku kecewa.

"Ternyata seperti itu, akhirnya kok seperti ini jadinya. Akhirnya saya juga waduh, orang sebaik ini kenapa akhirnya kok malah membuat kita sakit dan syok keluarga," tutur Tugimin.

Kisah Pencarian Alvaro

Upaya pencarian itu dilakukan berawal dari laporan pihak keluarga. Pihak keluarga melaporkan Alvaro diculik.

Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.

Informasi dugaan penculikan itu diperoleh Tugimin dari marbot Masjid Al-Muflihun, lokasi Alvaro terakhir terlihat.

"Menjelang buka puasa, itu di masjid ada orang datang. Ditanya sama marbot, `pak, cari siapa?`, `cari anak saya`, Alvaro, katanya kalau salat di masjid sini`, `itu ada anaknya di atas`. Kata marbot kayak gitu," kata Tugimin di kediamannya di, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2025).

Sayangnya, marbot masjid tersebut mengaku tidak terlalu memperhatikan wajah dan penampilan pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro.

"Setalah itu nggak tahu lagi, marbot itu nggak memperhatikan orangnya seperti apa, nggak diperhatikan," ujar Tugimin.

Di sisi lain, saat ini ayah kandung Alvaro masih menjalani masa hukuman di Lapas Cipinang, Jakarta Timur karena terjerat kasus pidana.

Sang ayah masuk penjara sejak Alvaro masih berusia enam bulan.

"Kalau bapaknya Alvaro masih berada di lapas sampai saat ini. Katanya tahun ini bebas. Karena pernah kemarin itu, setelah tiga hari Alvaro enggak pulang, itu telepon, video call," ungkap Tugimin.

TAG:
#alvaro
#penculikan
#bawah umur
#pembunuhan
#kerangka
#jaksel
Berita Terkait
Bocah korban penculikan di Makassar ditemukan di Jambi
Bocah korban penculikan di Makassar ditemukan di Jambi
Bocah korban penculikan di Makassar ditemukan di Jambi
Bocah korban penculikan di Makassar ditemukan di Jambi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Indeks Berita