Beberapa bandara rusak akibat gempa, penerbangan ke NTT tetap beroperasi

Beberapa bandara rusak akibat gempa, penerbangan ke NTT tetap beroperasi
Foto: Bandara Komodo, Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026). 
PERISTIWA
Rabu, 19 Agu 2026  08:43

Gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas bandar udara di Flores dan sekitarnya.

Meski terdapat kerusakan di beberapa titik, seluruh bandara terdampak tetap beroperasi dengan mengutamakan keselamatan penerbangan. 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F Laisa mengatakan, tidak ada bandara yang ditutup akibat gempa. Hal itu berdasarkan hasil pemantauan dan pemeriksaan di lapangan.

“Kami memastikan seluruh bandara di Flores dan sekitarnya tetap beroperasi normal. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Terhadap area-area yang berpotensi memiliki risiko, kami melakukan mitigasi dengan membatasi akses pengguna jasa pada area tersebut, tanpa mengganggu kelancaran operasional penerbangan,” ujar Lukman F Laisa dalam keterangan resmi, Selasa (18/8/2026).

Salah satu bandara yang mengalami kerusakan adalah Bandara Komodo di Labuan Bajo.

Kerusakan meliputi plafon terminal dan fire station, retakan pada dinding gedung administrasi, serta retak memanjang pada fillet Taxiway A.

Pembersihan terminal Bandara Komodo telah dilakukan. Meski demikian, operasional penerbangan di bandara tersebut tetap berjalan normal.

Kerusakan juga ditemukan di Bandara H Hasan Aroeboesman, Ende. Fasilitas yang terdampak antara lain plafon terminal serta dinding gedung PKP-PK dan struktur menara.

Pelayanan lalu lintas udara di Bandara H Hasan Aroeboesman tetap didukung melalui contingency plan dengan memindahkan komunikasi ke watchroom Gedung PKP-PK.

Di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, kerusakan terjadi pada partisi dinding kaca gedung terminal lantai dua. Perbaikan struktur dan pengamanan area dilakukan untuk mencegah risiko terhadap pengguna jasa.

Sementara itu, Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, mengalami kerusakan pada arsitektur ACP terminal, plafon ruang rapat dan kantor, dinding PKP-PK, serta menara. Pembersihan dan evaluasi struktur lanjutan masih dilakukan, sedangkan sisi udara dinyatakan tetap aman untuk melayani penerbangan.

Kerusakan ringan juga ditemukan di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere. Kerusakan meliputi plafon dan kaca terminal lantai dua, sedangkan landas pacu (runway) dan apron berada dalam kondisi baik.

Bandara Soa Bajawa turut terdampak gempa. Kerusakan ditemukan pada plafon dan kaca terminal serta retakan pada dinding dan kolom sejumlah bangunan.

Selain itu, terdapat retak memanjang pada runway Bandara Soa Bajawa. Mitigasi dilakukan dengan membersihkan material, mengamankan peralatan, menggunakan VHF-A/G portable, serta menempatkan armada PKP-PK di luar gedung sebagai antisipasi gempa susulan.

Lukman menegaskan operasional seluruh bandara tetap berjalan. Namun, maskapai penerbangan memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan penerbangan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

“Bandar udara tetap beroperasi, tetapi keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama. Selain itu, maskapai penerbangan memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi operasional dan penyesuaian penerbangan berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, Kemenhub memastikan aspek keselamatan terus menjadi perhatian dalam pengoperasian bandara terdampak. Area yang dinilai berisiko dibatasi aksesnya tanpa mengganggu pelayanan penerbangan.

TAG:
#gempa ntt
#gempa
#flotes
#ntt
Berita Terkait
Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak
Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak
Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak
Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pengukuhan Pengurus DKM Masjid Banyubiru Aliansi Indonesia
Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Dibuka, Akses Warga Naringgul–Sukamanah Pulih
Sumur Minyak Diduga Ilegal Terbakar di Lahan Eks Kadis PUPR Muba, Publik Desak Aparat Usut Tuntas
50 Hektare Sawah Rambay Tegalbuleud Bersiap Dialiri, Petani Sambut Pembangunan Irigasi Cipari Sawahlega
Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan, Pelaku Begal di Kertapati Diringkus
Indeks Berita