Sampaikan duka cita, Gibran pastikan penanganan cepat gempa di Flores NTT

Sampaikan duka cita, Gibran pastikan penanganan cepat gempa di Flores NTT
Foto: Warga dievakuasi dari bangunan Hotel Jayakarta yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
PERISTIWA
Sabtu, 15 Agu 2026  15:48

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Flores dan sekitarnya, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan dukacita dan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur," kata Wapres Gibran dalam pernyataan tertulis, Sabtu (15/8/2026).

Wapres Gibran mengatakan pikiran dan doanya menyertai seluruh warga terdampak, terutama keluarga yang kehilangan anggota keluarga, mengalami kerusakan tempat tinggal, maupun menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Gibran menegaskan pemerintah akan bergerak cepat untuk menangani dampak gempa.

“Pemerintah akan berupaya maksimal untuk memastikan penanganan darurat, evakuasi, pendataan dampak bencana, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.” katanya.

Gibran juga mendoakan seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan dan keselamatan.

Dia berharap proses penanganan hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

Saat ini, pemerintah pusat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus berkoordinasi di lapangan untuk memprioritaskan upaya penyelamatan dan evakuasi korban.

Bantuan darurat berupa perlengkapan medis, tenda pengungsian, serta kebutuhan pokok juga terus didistribusikan ke wilayah yang terdampak gempa di Pulau Flores.

“Pemerintah akan berupaya maksimal untuk memastikan penanganan darurat, evakuasi, pendataan dampak bencana, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.” tegasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang, tetapi waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Masyarakat juga diminta memantau perkembangan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta otoritas setempat.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Potensi tsunami dilaporkan dapat terjadi di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

TAG:
#gempa ntt
#gibran
#gempa
#flores
#ntt
Berita Terkait
Mahasiswa klaim batas waktu 5 hari, Istana: Hanya terima aspirasi, tak ada kesepakatan
Mahasiswa klaim batas waktu 5 hari, Istana: Hanya terima aspirasi, tak ada kesepakatan
Mahasiswa klaim batas waktu 5 hari, Istana: Hanya terima aspirasi, tak ada kesepakatan
Mahasiswa klaim batas waktu 5 hari, Istana: Hanya terima aspirasi, tak ada kesepakatan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pengukuhan Pengurus DKM Masjid Banyubiru Aliansi Indonesia
Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Dibuka, Akses Warga Naringgul–Sukamanah Pulih
Sumur Minyak Diduga Ilegal Terbakar di Lahan Eks Kadis PUPR Muba, Publik Desak Aparat Usut Tuntas
50 Hektare Sawah Rambay Tegalbuleud Bersiap Dialiri, Petani Sambut Pembangunan Irigasi Cipari Sawahlega
Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan, Pelaku Begal di Kertapati Diringkus
Indeks Berita