TNI-Polri kerahkan ribuan personel tangani bencana Sumatera yang makin parah

TNI-Polri kerahkan ribuan personel tangani bencana Sumatera yang makin parah
Foto: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda Prabhatar bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Akmil Magelang, Jumat (28/11/2025).
PERISTIWA
Jumat, 28 Nov 2025  17:06

TNI dan Polri mengerahkan lebih dari 4.000 personel serta armada udara dan laut untuk mempercepat penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Bencana besar tersebut menyebabkan kerusakan luas dan menelan korban jiwa.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan sekitar 4.000 prajurit telah dikirim ke wilayah terdampak.

Untuk mendukung percepatan distribusi bantuan, TNI Angkatan Udara juga menyiapkan lima pesawat angkut, terdiri atas tiga Hercules C-130, satu A400M, dan satu Boeing 737 Camar untuk membawa logistik dari Jakarta ke lokasi bencana.

“Untuk mempercepat distribusi bantuan, kami juga menyiapkan sembilan helikopter rotary wing dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” ujarnya seusai memimpin upacara wisuda Prabhatar bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Akmil Magelang, Jumat (28/11/2025).

Ia memerinci, di Aceh akan diturunkan Helikopter MI-17, Panther, dan Caracal.

Di Sumatera Utara dikerahkan tiga unit Caracal, sedangkan di Sumatera Barat ditempatkan tiga unit Bell. Upaya ini diperkuat helikopter Dolphin dari BNPB serta Panther dari TNI AL.

Pada sektor laut, TNI AL memberangkatkan empat kapal KRI, Suharso, Semarang, Teluk Banten, dan Gilimanuk, untuk mengangkut bantuan logistik.

Total bantuan yang dikirim mencakup 3.000 paket sembako, 100 genset, 150 tenda pengungsi, LCR, hingga perangkat komunikasi Starlink untuk memulihkan jaringan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri turut bergerak cepat mendukung penanganan bencana.

Polri menurunkan personel dari pusat dan daerah untuk membantu evakuasi, pencarian korban, serta pendirian posko pengungsian.

“Polri juga menurunkan unit K9, tim trauma healing, hingga tim DVI apabila diperlukan untuk mengidentifikasi korban yang sulit dikenali,” ungkapnya.

Polri juga mendirikan dapur lapangan, menyiapkan helikopter, serta peralatan pendukung lainnya.

Kapolri berharap kerja sama TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan BNPB mampu mempercepat pemulihan situasi di daerah terdampak.

“Mudah-mudahan langkah cepat ini dapat membantu masyarakat dan mempercepat penanganan bencana,” tutup Listyo.

TAG:
#siklon tropis senyar
#banjir
#longsor
#aceh
#sumut
#sumbar
Berita Terkait
Kondisi porak poranda, pemerintah belum bisa update data korban bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kondisi porak poranda, pemerintah belum bisa update data korban bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kondisi porak poranda, pemerintah belum bisa update data korban bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kondisi porak poranda, pemerintah belum bisa update data korban bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita