7 bulan tidak bertemu, istri ungkap pesan mengharukan dari korban main hakim sendiri di Morowali

7 bulan tidak bertemu, istri ungkap pesan mengharukan dari korban main hakim sendiri di Morowali
Foto: Korban amuk massa di Morowali, Wawan Sudirman (kiri) dan istri.
HUKUM
Selasa, 28 Jul 2026  12:52

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Wawan Sudirman, korban main hakim sendiri di Morowali, saat jenazahnya tiba di Desa Kumpang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (27/7/2026) pagi. 

Tangis keluarga dan warga pecah menyambut kedatangan jenazah pria kelahiran 24 Januari 1993 itu.

Wawan menjadi korban pengeroyokan oleh ratusan orang di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, setelah dituduh mencuri motor pada Jumat (24/7/2026).

Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Bungku. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang dialaminya.

Di balik peristiwa tragis tersebut, keluarga mengungkap pesan terakhir Wawan kepada sang istri, Nurhaliza. Melalui percakapan WhatsApp, Wawan mengaku rindu dan ingin segera pulang setelah hampir 7 bulan tidak bertemu.

Tina, salah seorang anggota keluarga korban, mengatakan kepergian Wawan membuat istrinya masih mengalami syok.

"Kondisi (istri) saat ini masih syok atas kejadian yang terjadi secara tiba-tiba," ungkap Tina, Selasa (28/7/2026).

Menurut Tina, meski tinggal berjauhan karena pekerjaan, Wawan dan istrinya rutin berkomunikasi.

Wawan dan Nurhaliza diketahui telah menjalani kehidupan rumah tangga selama 6 tahun. Hingga Wawan meninggal dunia, pasangan tersebut belum dikaruniai anak.

Wawan telah lama merantau di Morowali dan bekerja di salah satu perusahaan industri di wilayah tersebut.

Pada Januari 2026, ia sempat kembali ke kampung halamannya di Sinjai setelah menerima kabar ayahnya meninggal dunia. Sebelumnya, ibunda Wawan juga telah lebih dahulu meninggal ketika ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Kepergian kedua orang tuanya membuat Wawan menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan adiknya.

Setelah masa berkabung, Wawan kembali ke Morowali untuk melanjutkan pekerjaannya.

Peristiwa nahas itu terjadi setelah Wawan diduga dituduh mencuri sepeda motor di area parkir salah satu minimarket di Desa Bahomakmur.

Korban kemudian diduga menjadi sasaran pengeroyokan hingga mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia.

TAG:
#main hakim sendiri
#morowali
#pengeroyokan
#penganiayaan
Berita Terkait
Apakah Bandara IMIP di Morowali ilegal? Ini profil singkatnya
Apakah Bandara IMIP di Morowali ilegal? Ini profil singkatnya
Apakah Bandara IMIP di Morowali ilegal? Ini profil singkatnya
Apakah Bandara IMIP di Morowali ilegal? Ini profil singkatnya
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dari Ojol hingga Buruh, Ribuan Elemen Masyarakat Deklarasikan Sabuk Kamtibmas Palembang
Eks Pangdam IV Diponegoro Widi Prasetijono didakwa gratifikasi di kasus lahan BUMD Cilacap
Rindu tak terbendung, bocah 10 tahun kayuh sepeda temui ayah di tahanan di Situbondo
Seusai antar orderan makanan malam-malam, driver ojol di Bandung hilang misterius
Bentrokan maut di Menteng berakhir damai, proses hukum tetap berjalan!
Indeks Berita