Cianjur diteror monyet liar, warga takut ke luar rumah

Monyet liar menyerang warga di Kampung Pasir Jeruk, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Serangan ini menyebabkan seorang warga mengalami luka gigitan cukup parah.
Korban bernama Yusuf mengaku diserang secara tiba-tiba dari arah belakang.
“Saya lagi lihat-lihat, terus pas mau pulang tiba-tiba diserang dari belakang, langsung digigit,” kata Yusuf, Minggu (12/4/2026).
Akibat serangan tersebut, Yusuf mengalami luka robek serius dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Sayang Cianjur. Ia harus menjalani 15 jahitan.
Untuk mencegah risiko rabies, Yusuf mendapatkan vaksin antirabies di Puskesmas Cilaku setelah sebelumnya stok di rumah sakit dilaporkan kosong.
Warga menyebut monyet liar tersebut berukuran cukup besar, dengan berat diperkirakan sekitar 15 kilogram.
Hewan ini baru pertama kali terlihat di kampung tersebut, tetapi dalam beberapa pekan terakhir sering masuk ke permukiman dan membuat warga resah.
Selain menyerang Yusuf, monyet tersebut juga sempat mencoba menyerang warga lain, termasuk seorang nenek yang berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam rumah.
Kejadian ini membuat warga trauma dan takut beraktivitas di luar rumah.
Kepala Desa Cimanggu, Rohman Budiman, mengatakan teror monyet liar ini sudah berlangsung sekitar tiga minggu.
Awalnya, hewan tersebut hanya merusak atap rumah warga, tetapi kemudian mulai masuk ke permukiman hingga ke lingkungan pesantren dan menjadi agresif.
“Warga sempat mencoba mengusir, tetapi monyet tersebut justru menyerang balik,” ungkapnya.
Pihak desa telah berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan kepolisian untuk menangkap monyet tersebut.
Upaya penangkapan sempat dilakukan, tetapi hewan itu berhasil melarikan diri.











