Buntut serangan Israel ke Lebanon, Iran tutup Selat Hormuz dan ancam batalkan gencatan senjata

Buntut serangan Israel ke Lebanon, Iran tutup Selat Hormuz dan ancam batalkan gencatan senjata
Foto: Serangan Israel ke Lebanon
INTERNASIONAL
Kamis, 09 Apr 2026  12:07

Iran pada Rabu (8/4/2026) memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk memilih antara gencatan senjata atau “perang berkelanjutan melalui Israel,” menegaskan bahwa Washington “tidak dapat memiliki keduanya.”

Peringatan ini disampaikan setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, yang melanggar salah satu syarat Iran untuk melakukan gencatan senjata.

“Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit: AS harus memilih—gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak dapat memiliki keduanya,” tulis Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi di platform media sosial X, sebagaimana dilansir Anadolu.

“Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS, dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya."

Mengutip sumber yang terinformasi, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan bahwa Teheran akan menarik diri dari gencatan senjata dengan AS jika Israel terus melanggarnya melalui serangan terhadap Lebanon.

Teheran telah menutup kembali Selat Hormuz menyusul serangan Israel terhadap Lebanon, yang menewaskan setidaknya 265 orang.

Tentara Israel mengatakan telah menyerang lebih dari 100 lokasi “dalam waktu 10 menit” di berbagai wilayah Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan, dalam serangan terkoordinasi “terbesar” sejak dimulainya operasi saat ini di Lebanon.

Sejak 28 Februari, Israel juga menyerang Iran secara bersamaan, serta melancarkan serangan udara dan darat di Lebanon selatan setelah serangan lintas perbatasan oleh Hizbullah pada 2 Maret, meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.

Setelah mediasi Pakistan, Presiden AS Donald Trump pada Selasa (7/4/2026) mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, dengan mengatakan bahwa Teheran mengajukan proposal 10 poin yang “dapat diterapkan” untuk negosiasi.

Pengumuman itu datang kurang dari dua jam sebelum berakhirnya tenggat waktu yang berulang kali diperpanjang Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan atau menghadapi “kehancuran seluruh peradaban.”

TAG:
#selat hormuz
#iran
#lebanon
#amerika
#israel
Berita Terkait
Negosiasi dengan Iran, Trump prioritaskan pembukaan Selat Hormuz
Negosiasi dengan Iran, Trump prioritaskan pembukaan Selat Hormuz
Negosiasi dengan Iran, Trump prioritaskan pembukaan Selat Hormuz
Negosiasi dengan Iran, Trump prioritaskan pembukaan Selat Hormuz
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Sinergi KKP dan Pemangku Kepentingan Diperkuat, Sukabumi Disiapkan Jadi Pilot Project Percepatan Layanan Sektor Kelautan dan Perikanan
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan, Dorong UMKM Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing
KKP dan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Perkuat Standar Budidaya melalui Sosialisasi CPIB dan CBIB
DPU Kabupaten Sukabumi Genjot Rehabilitasi Jaringan Irigasi Citepus, Perkuat Pasokan Air untuk Pertanian
DPU Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Kualitas Ruas Jalan Jaksa Agung R. Suprapto di Palabuhanratu
Indeks Berita