Nelayan di Bangka tewas diserang buaya di sungai Limbung

Nelayan di Bangka tewas diserang buaya di sungai Limbung
Foto: Nelayan di Bangka ditemukan tewas setelah diserang buaya di Sungai Limbung, Rabu 11 Februari 2026.
DAERAH
Rabu, 11 Feb 2026  15:10

Konflik antara satwa liar dan warga kembali terjadi di Provinsi Bangka Belitung.

Seorang nelayan bernama Jauhari (40) meninggal dunia setelah diserang buaya saat mencari ikan di Sungai Limbung, Desa Menduk, Kabupaten Bangka.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang ketika beraktivitas di sungai tersebut.

Pencarian kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak laporan diterima hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Komandan Tim Basarnas, Yurizal, menjelaskan jasad korban ditemukan pada Rabu (11/2/2026) pagi sekitar pukul 08.40 WIB setelah tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini pukul 08.40 WIB korban yang sebelumnya dikabarkan diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Limbung berhasil kita temukan,” ujar Yurizal.

Ia menambahkan, posisi korban ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian, tersangkut pada jaring ikan milik warga yang terpasang di sungai tersebut.

“Ketika tim memeriksa sisi sungai, mereka curiga pada sebuah jaring. Setelah diangkat, terlihat tubuh korban tersangkut di dalamnya,” jelasnya.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Petaling untuk diserahkan kepada pihak keluarga agar segera dimakamkan.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan seluruh unsur tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga yang beraktivitas di sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan buaya yang beberapa kali dilaporkan muncul di wilayah perairan Bangka.

TAG:
#buaya
#bangka
#babel
#satwa
#nelayan
Berita Terkait
Oknum Wartawan di Kabupaten Bangkalan Diduga Mencemarkan Nama Baik Karena Keinginannya Tidak Terpenuhi
Oknum Wartawan di Kabupaten Bangkalan Diduga Mencemarkan Nama Baik Karena Keinginannya Tidak Terpenuhi
Oknum Wartawan di Kabupaten Bangkalan Diduga Mencemarkan Nama Baik Karena Keinginannya Tidak Terpenuhi
Oknum Wartawan di Kabupaten Bangkalan Diduga Mencemarkan Nama Baik Karena Keinginannya Tidak Terpenuhi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita