Ini 7 tuntutan demo mahasiswa di depan DPRD Sumut

Ini 7 tuntutan demo mahasiswa di depan DPRD Sumut
Foto: Ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin 15 Juni 2026.
PERISTIWA
Senin, 15 Jun 2026  15:24

Ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (15/6/2026).

Dalam aksi bertajuk “Menuju Indonesia Gagal”, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, pendidikan, hingga kebijakan pemerintah.

Berdasarkan pantauan media, massa aksi datang dengan membawa poster, spanduk, dan satu set pengeras suara. Mereka berkumpul di depan Gedung DPRD Sumut untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti kondisi ekonomi nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM agar hanya diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.

Selain itu, massa aksi meminta adanya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya dalam penentuan program-program prioritas pemerintah.

Dalam orasinya, mahasiswa USU juga menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk dwifungsi Polri.

Mereka menilai fungsi kepolisian harus tetap berada dalam koridor penegakan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.

Selain itu, massa aksi mendesak pemerintah untuk menghentikan program makan bergizi gratis (MBG) dan menggantinya dengan program pemenuhan gizi yang dinilai lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Mahasiswa juga meminta pemerintah menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama nasional demi menjamin kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Tak hanya isu ekonomi dan pendidikan, mahasiswa turut mendesak pemerintah serta DPR untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat.

Mereka juga meminta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merealisasikan janji membuka 19 juta lapangan pekerjaan sebagaimana yang pernah disampaikan kepada publik.

Aksi demonstrasi mahasiswa USU mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

TAG:
#demo
#mahasiswa
#medan
#sumut
Berita Terkait
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dinamika Kesepakatan PT, Viva Yoga: Perlu Kehati-hatian Dalam Penyederhanaan Partai
BLT DD Juli–September 2026 Disalurkan kepada 41 KPM Desa Sumber Mulya
Patroli Subuh Polsek Dawan Sasar Lokasi Rawan, Antisipasi Pencurian Aki Truk
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif 645/GTY Gelar Pelayanan Kesehatan dan Anjangsana di Benawa
Pinrang Terapkan Sistem Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi, Bupati Irwan Hamid Turun Langsung Pantau di SPBU
Indeks Berita