Perilaku Kontroversial Anggota DPR Deddy Sitorus dan Sadarestuwati, PDIP Hanya Minta Maaf

Perilaku Kontroversial Anggota DPR Deddy Sitorus dan Sadarestuwati, PDIP Hanya Minta Maaf
Foto: Pernyataan kontroversial Deddy Sitorus.
PERISTIWA
Senin, 01 Sep 2025  19:16

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menyampaikan permohonan maaf mewakili partainya atas tindakan Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Sadarestuwati dan Deddy Sitorus yang dinilai berperilaku tak senonoh sehingga memicu polemik di masyarakat.

Diketahui, Sadarestuwati terlihat asyik berjoget di acara Sidang Tahunan MPR RI 2025 pada Jumat (15/8/2025).

Namun, acara tersebut berjalan bersamaan dengan tingginya isu kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI sehingga dinilai tidak berempati dengan situasi rakyat.

Kemudian, beberapa waktu lalu, Deddy melontarkan sebutan ‘rakyat jelata’ yang terkesan menjatuhkan masyarakat menengah ke bawah.

“Saya sebagai anggota fraksi PDI Perjuangan atas nama Pak Deddy Sitorus, Ibu Sadarestuwati, sungguh-sungguh minta maaf jika kemudian ada kesalahan, kekhilafan yang dilakukan oleh Pak Deddy Sitorus. Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf,” ucap Said saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Said menyebut apa yang sudah dilakukan Deddy dan Sadarestuwati patut dijadikan pelajaran.

Mengingat keduanya merupakan pejabat publik, alangkah baiknya bila mengupayakan untuk peka terhadap penilaian masyarakat, terutama dalam bertindak dan mengutarakan pendapat.

“Secara etik kita semua menjadi pelajaran bagi kita untuk mempergunakan diksi atau perasa yang menimbulkan empati dan simpati kepada rakyat,” kata Said.

Said pun mengakui hingga saat ini, partainya belum melakukan tindakan lanjutan atas perilaku kedua kadernya.

Lalu, dia menilai aksi berjoget yang dilakukan Sadarestuwati hanya murni ingin menikmati lagu yang saat itu diputar usai acara Sidang Tahunan MPR RI.

Untuk diketahui, partai Nasdem, PAN dan Golkar telah mengambil tindakan tegas terhadap anggota DPR dari partai masing-masing yang perilaku atau ucapannya mendapat sorotan publik.

Nasdem telah menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, PAN mencopot Eko Patrio dan Uya Kuya, sementara Golkar menon-aktifkan Adies Kadier.

TAG:
#dpr
#demo
#pdip
Berita Terkait
TNI Bantah Ada Anggota Ditangkap atau Jadi Provokator Demo
TNI Bantah Ada Anggota Ditangkap atau Jadi Provokator Demo
TNI Bantah Ada Anggota Ditangkap atau Jadi Provokator Demo
TNI Bantah Ada Anggota Ditangkap atau Jadi Provokator Demo
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Indeks Berita