Balita di Bengkulu Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung, Dinkes Turun Tangan

Balita di Bengkulu Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung, Dinkes Turun Tangan
Foto: Kondisi rumah balita di Bengkulu yang mengeluarkan cacing dari mulut dan hidung.
DAERAH
Senin, 15 Sep 2025  22:50

Seorang balita bernama Khaira Nur Sabrina (1,8 tahun), warga Desa Sungai Petai, Talo Kecil, Seluma, Bengkulu, membuat geger setelah mengeluarkan cacing gelang (Ascaris) dari mulut dan hidungnya.

Dinas Kesehatan setempat menduga hal ini disebabkan oleh kondisi rumah yang kotor dan tidak sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan ke rumah pasien setelah menerima laporan.

Hasilnya, ditemukan kondisi rumah yang tidak layak huni dan jauh dari standar kebersihan.

Saat ditemukan pasien dengan gejala mengeluarkan cacing dari mulut dan hidung, kami langsung melakukan investigasi ke rumah dan lingkungan pasien,” kata Rudi, Senin (15/9/2025).

Rudi menjelaskan, rumah yang ditempati balita tersebut hanya beralas tanah dengan dinding papan yang sudah rusak.

Lingkungan sekitar pun kotor, bahkan ditemukan banyak kotoran ayam di sekitar rumah.

“Balita ini tinggal di lingkungan yang tidak bersih, ditambah kurangnya perhatian dari orang tua,” ujarnya.

Selain faktor lingkungan, Rudi menyebut pasien juga mengalami kekurangan gizi karena kondisi ekonomi keluarga.

Untuk itu, pemerintah daerah memberikan bantuan berupa vitamin dan makanan bergizi guna memperbaiki kondisi kesehatan balita tersebut.

Menurut Rudi, seluruh biaya pengobatan dan pemenuhan gizi balita akan ditanggung pemerintah daerah.

Dinas Kesehatan juga telah menggelar rapat lintas program (RLP) dengan mengundang kepala puskesmas serta tim intervensi lapangan dari berbagai klaster kesehatan.

“Kami akan memantau perkembangan balita ini agar tidak kembali mengalami hal yang sama. Intervensi juga dilakukan langsung kepada keluarga dan masyarakat sekitar,” tutup Rudi.

TAG:
#bengkulu
#balita
#kesehatan
#cacing
Berita Terkait
Polsek Kaur Utara Terus Monitor Kawasan Rawan Banjir
Polsek Kaur Utara Terus Monitor Kawasan Rawan Banjir
Polsek Kaur Utara Terus Monitor Kawasan Rawan Banjir
Polsek Kaur Utara Terus Monitor Kawasan Rawan Banjir
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
2 tersangka kasus narkoba di Polres Ngawi dinikahkan
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Indeks Berita