Oknum Kaur di Sukoharjo Diduga Gelapkan Dana Desa, Akibat Dari Itu Sejumlah Perangkat Ngomel Nggak Gajian. Nilai Dana Capai Ratusan Juta Rupiah

Oknum Kaur di Sukoharjo Diduga Gelapkan Dana Desa, Akibat Dari Itu Sejumlah Perangkat Ngomel Nggak Gajian. Nilai Dana Capai Ratusan Juta Rupiah
Foto: Seorang oknum Kaur di Desa Krajan Kecamatan Weru, Sukoharjo menggelapkan dana desa hingga ratusan juta rupiah. (ilustrasi)
SOLO RAYA
Rabu, 28 Des 2022  09:09

SUKOHARJO - Mulai dikuak hingga kabar mengejutkan ini datang dari desa di sebelah ujung selatan Kabupaten Sukoharjo dan akhirnya mencuat oleh publik. Kasus tersebut akhirnya dibongkar tepatnya berada di Desa Krajan Kecamatan Weru.

Diketahui sorang oknum perangkat desa, yakni menjabat sebagai "Kaur" diduga telah menggelapkan dana desa yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Ironisnya, akibat dari penggelapan dana tersebut, membuat sejumlah perangkat juga ikut ngomel karena tidak terima gajian.

Sementara itu, Kepala Desa Krajan, Tejo saat dikonfirmasi awak media tidak menampik perihal kabar tersebut. Namun secara pastinya uang tersebut digunakan untuk apa, pihaknya belum mendapatkan sebuah kejelasan.

"Terkait kasus ini memang kami sangat terkejut karena sebelumnya tidak menunjukkan gelagat mencurigakan," jelas Kades Tejo.

Data yang dihimpun, setelah dilakukan penelusuran memang ada dugaan terjadi penyimpangan atau penggelapan dana di Desa Krajan tersebut.

Untuk sementara, jalur yang ditempuh sementara melakukan tindakan dengan menyelesaikan dengan secara pemerintahan yakni meminta agar yang bersangkutan mengembalikan uang sudah digunakan dengan batasan waktu.

"Kami sudah keluarkan SP 1 dan sudah lewat waktunya, lalu ada SP 2 yang akan berakhir besuk (27 Desember 2022). Dan jika yang bersangkutan (KAUR) setelah itu akan diberhentikan sementara," papar Kades.

Lanjutnya, jika SP hingga pemberhentian sementara ini tetap tidak mampu mengembalikan, maka akan dikonsultasikan ke Camat untuk dilakukan pemberhentian tetap.

"Kalau sudah seperti ini tentu sudah masuk ke ranah pidana," tandasnya.

Akan tetapa, kades ini tidak mau menjawab berapa persisnya uang atau anggaran desa yang sudah digelapkan oknum Kaur perempuan tersebut.

"Mestinya mas wartawan sudah mendengar, yang jelas memang terjadi kasus itu dan sudah kami lakukan upaya penyelesaian melalui jalur SP. Uangnya digunakan untuk apa, itu yang saya benar-benar tidak tahu," ungkap Tejo. *(sam/tim)

Editor: Awi

TAG:
#kaur
#penggelapan
#dana desa
#sukoharjo
Berita Terkait
Sasaran Pengamanan Balai Desa Sampai TPS, Dandim Bersama Kapolres Pimpin Pergeseran Pengamanan Pilkades Serentak di Sukoharjo
Sasaran Pengamanan Balai Desa Sampai TPS, Dandim Bersama Kapolres Pimpin Pergeseran Pengamanan Pilkades Serentak di Sukoharjo
Sasaran Pengamanan Balai Desa Sampai TPS, Dandim Bersama Kapolres Pimpin Pergeseran Pengamanan Pilkades Serentak di Sukoharjo
Sasaran Pengamanan Balai Desa Sampai TPS, Dandim Bersama Kapolres Pimpin Pergeseran Pengamanan Pilkades Serentak di Sukoharjo
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pemdes Upang Makmur Salurkan BLT Dana Desa (DD) Tahap Pertama untuk Lansia
TNI Hadir Untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Garuda Memasuki Proses Perakitan Besi WF
Imigrasi Klaim Dokumen Lengkap, Keberadaan TKA China di PLTSa Kramasan Tetap Jadi Sorotan
Polda Sumsel Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut di Posko DVI Palembang
LKS SMK Swasta Palembang 2026 Sukses Digelar, Bibit Unggul Disiapkan ke Level Nasional
Indeks Berita