Siswa Perguruan Silat Meninggal Saat Latihan, Pemuda Ini di Duga Kena Pukulan dan Ditendang Pelatih. Korban Alami Pendarahan Pada Gusi dan Perut

Berdasar keterangan para saksi, korban menerima pukulan dan tendangan oleh pelatih sebagai bagian dari pelatihan pencak silat. Jenazah Agil Hariyaji siswa perguruan silat di Kerjo Karanganyar saat ini sedang diautopsi di RSUD Karanganyar yang melibatkan tim Forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah. (Dok)
KARANGANYAR — Seorang pemuda asal Bloran RT 002/RW 001 Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Agil Hariyaji, meninggal dunia dengan kondisi pendarahan di gusi dan luka di perut.
Pemuda berusia 21 tahun itu mengembuskan napas terakhir setelah mengikuti latihan perguruan silat, Kamis (5/5/2022).
Polres Karanganyar memeriksa 11 orang saksi dalam kasus meninggalnya Agil Hariyaji, warga Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar tersebut.
Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan, 11 orang tersebut adalah pelatih dan orang yang berada di lokasi kejadian. “Dalam perkara ini kami sudah memeriksa 11 orang saksi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/5/2022) di RSUD Karanganyar.
“Berdasar keterangan para saksi, korban menerima pukulan dan tendangan oleh pelatih sebagai bagian dari pelatihan. Yang terakhir melakukan itu pelatih berinisial S. Kemudian seketika itu korban jatuh dan selanjutnya kejang dan dibawa ke Puskesmas Kerjo dan meninggal dunia,” ujarnya.
Jenazah korban saat ini sedang diautopsi dengan melibatkan tim Forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah. “Harapan kami dengan hasil pemeriksaan ini nanti jelas penyebab kematian korban,” imbuhnya didampingi Kasatreskrim AKP Kresnawan Hussein.
Lebih jauh, Purbo mengatakan aktivitas latihan di perguruan silat bersangkutan di wilayah Kerjo dihentikan sementara. “Di tempat kejadian perkara masih dalam penanganan kami sehingga belum boleh dilakukan kegiatan apa pun, sampai perkara ini dinyatakan klir,” imbuhnya.
Sementara itu, hingga pukul 16.00 WIB proses autopsi jenazah masih berlangsung.
Hingga saat ini penyebab kematian Agil Hariyaji masih dalam penyelidikan polisi dan jenazah korban saat ini masih diperiksa untuk memastikan penyebab kematiannya.
“Ya. Korban meninggal dunia saat latihan [perguruan silat], tapi penyebab kematiannya masih kami selidiki. Jenazah diautopsi dulu di RSUD Karanganyar,” ujarnya, Jumat (6/5/2022).
Paman korban, Suyudi, 64 mengatakan keponakannya itu sudah mengikuti latihan perguruan silat sejak sekitar setahun lalu.
“Keponakan saya ini tidak punya riwayat sakit [berat]. Jadi kemungkinan dia meninggal karena ada kekerasan saat latihan. Ini harus diproses secara hukum,” pintanya saat ditemui di RSUD Karanganyar.*(Lai/Slc)












