5 Program Pemerintah yang Serap 3 Juta Lebih Pekerja

5 Program Pemerintah yang Serap 3 Juta Lebih Pekerja
Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) didampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
EKONOMI
Selasa, 16 Sep 2025  01:14

Pemerintah meluncurkan lima program penyerapan tenaga kerja, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, perkebunan rakyat, Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak-tambak di pantura, dan modernisasi kapal nelayan.

Lima program besutan Presiden Prabowo Subianto ini diperkirakan dapat menyerap hingga lebih dari 3 juta pekerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program-program tersebut merupakan program prioritas pemerintah, telah dibahas langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana siang ini.

"Tadi dibahas langsung dengan Bapak Presiden paket penyerapan tenaga kerja dari program unggulan Bapak Presiden. Yang pertama, tentu Koperasi Desa Merah Putih," kata Airlangga saat jumpa pers di Kantor Presiden RI, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Airlangga memperkirakan ada 681.000 sampai dengan di atas 1 juta pekerja (1.385.279 orang) yang dapat terserap dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga bulan Desember 2025.

Kemudian, program kedua yang juga diluncurkan pemerintah untuk menyerap tenaga kerja, yaitu Kampung Nelayan Merah Putih.

"Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik (kampung nelayan), bisa menciptakan 200.000 (pekerja)," kata Airlangga.

Program ketiga adalah revitalisasi tambak-tambak di sepanjang pesisir pantai utara (pantura) Pulau Jawa. "Kemudian, revitalisasi tambak di pantura, aksesnya 20.000 hektare, dan menyerap 168.000 tenaga kerja," katanya.

Program keempat, modernisasi kapal-kapal nelayan sebanyak 1.000 kapal. "Ini diperkirakan bisa menciptakan 200.000 lapangan kerja baru," ujar Airlangga.

Kapal-kapal yang dimodernisasi itu mencakup 1.000 kapal dengan bobot 30 GT (gross tonnage), kemudian 200 kapal 150 GT, dan 200 kapal dengan bobot 200 GT, 170 kapal 300 GT, 10 kapal 600 GT, dan dua kapal 2.000 GT.

Program kelima, Airlangga menyebut, pemerintah bakal menanam kembali area-area perkebunan rakyat seluas 870.000 hektare, dengan leading sector-nya Kementerian Pertanian. 

"Program ini diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta pekerja dengan komoditas prioritas, antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, (kacang) mete, dan pala," ujar Airlangga.

Lima program penyerapan tenaga kerja yang diumumkan Menko Airlangga itu merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi 2025 "8+4+5 program".

Program-program yang termasuk dalam paket ekonomi itu mencakup 8 program untuk tahun 2025, empat program yang akan dilanjutkan pada tahun 2026, dan lima program penyerapan tenaga kerja.

TAG:
#program pemerintah
#stimulus
#airlangga hartarto
#tenaga kerja
#lapangan kerja
#ekonomi
Berita Terkait
Airlangga Hartarto: BRICS Perkuat Multilateralisme dan Dorong Reformasi Tata Kelola Global
Airlangga Hartarto: BRICS Perkuat Multilateralisme dan Dorong Reformasi Tata Kelola Global
Airlangga Hartarto: BRICS Perkuat Multilateralisme dan Dorong Reformasi Tata Kelola Global
Airlangga Hartarto: BRICS Perkuat Multilateralisme dan Dorong Reformasi Tata Kelola Global
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita