800 KK Warga Pandeglang Banten Menjerit, Jalan Kp Muruy Desa Cikadondong Sudah Puluhan Tahun Tak Pernah diPerbaiki

800 KK Warga Pandeglang Banten Menjerit, Jalan Kp Muruy Desa Cikadondong Sudah Puluhan Tahun Tak Pernah diPerbaiki
Foto: Kampung Muruy RT 02 RW 04 ,Desa Cikadongdong Kecamatan Cikesik rusak dan membahayakan
BANTEN
Sabtu, 21 Des 2024  07:59

AliansiNews.ID-Pandeglang, Warga Kabupaten Pandeglang, Banten, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah. Warga menyebut jalan di wilayahnya bertahun-tahun rusak, tanpa tersentuh pembangunan oleh Pemkab Pandeglang.

Protes ini dilayangkan salah satunya oleh Azis warga desa Cikadongdong kecamatan Cikesik kabupaten Pandeglang provinsi Banten. Dia mengeluhkan kondisi ruas jalan jalan Pemda desa cikadongdong yang rusak parah dan membahayakan pengendara.

Azis bersama dengan warga lainnya melakukan protes dengan mengundang sejumlah awak media untuk menyaksikan langsung kondisi jalan jalan di desa yang rusak parah juga pada lokasi jalan Cikadongdong- Pasar Kertaraharja penghubung antara dua kabupaten yakni Pandeglang dan Lebak. Langkah itu diambil karena sudah bertahun-tahun hingga bupati silih berganti, tapi jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

" Kami pengen pak punya jalan yang layak kaya seperti jalan pada umumnya, jalan ini sudah puluhan tahun dari jaman persiden Suharto tidak pernah tersentuh oleh pembangunan sampai saat ini dan detik ini, tolong beritakan pak," pinta azis pada sejumlah awak media,jumat (20/12/24).

Azis mengatakan ruas jalan Cikadongdong-Pasar Kertaraharja merupakan akses jalan satu-satunya penghubung dua Kabupaten yakni Pandeglang menuju Lebak, Menurutnya, ruas tersebut memiliki panjang sekitar 3 kilometer.

Azis juga mengungkap sebagian besar warganya bekerja sebagi petan atau sebagai buruh harian lepas, ketiadaan akses jalan yang layak juga menyebabkan ketidakberdayaan masyarakat untuk berkatifitas, semisal para pengguna roda dua lebih ekstra hati hati bila melalui jalan jalan yang rusak karena berbahaya, juga tempat tempat niaga diwilayahnya tidak ada, hal ini berdampak pada pendidikan, ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat.

Dia juga menyayangkan tidak adanya per gerakan pemerintah untuk membangun jalan jalan yang rusak.

" Paling di ukur sama di foto-foto doang dari dulu sudah beberapa tahun yang lalu, masalah di foto di ukur sudah bosen saya liatnya,"kata azis dengan raut wajah sedikit jengkel

Pernah dulu di foto dan ada pengukuran tapi sampai saat ini sama sekali tidak ada tindak lanjut

Atas kondisi itu, dia berharap Pemkab Pandeglang segera melakukan langkah konkret untuk perbaikan jalan. Sebab, kata dia, warga hanya ingin jalan segera diperbaiki.

" Kalo di hitung dari penduduk kurang lebih 800 KK di jalur jalan yg sangat rusak pak,
Dan miris nya pk jalan poros desa pun sama pka hancur apalagi jembatan-jembatan poros desa nya juga masih pake batang bambu" ucapnya.

Keluhan terkait infrastruktur jalan juga disampaikan oleh Destri , warga Kampung Muruy RT 02 RW 04 ,Desa Cikadongdong Kecamatan Cikesik , Pandeglang. Dia menjelaskan kondisi ruas jalan diwilayahnya juga rusak dan membahayakan pengguna jalan.

"Bahaya banget ini jalan jalan sudah tidak ada aspalnya, cuma batu, ada batu sama tanah, apalagi kalau sudah musim hujan, jalan jadi licin kaya kobangan lumpur," ungkap Destri.

Destri mengungkap kondisi jalan tersebut sudah hampir rusak selama belasan tahun. Destri juga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan di wilayahnya.

"Inikan jalan penghubung Kecamatan Cikesik dan Pasar Kertraharja, jalan ke sini juga akses menuju Kabupaten Lebak. Jadi setahu saya sudah 15 tahun tidak kunjung diperbaiki," imbuhnya.(ARM)

TAG:
#
Berita Terkait
Ucok Demanta, Siap Menjalankan Amanah Sebagai Pj.Gubenur Banten di Masa Transisi
Ucok Demanta, Siap Menjalankan Amanah Sebagai Pj.Gubenur Banten di Masa Transisi
Ucok Demanta, Siap Menjalankan Amanah Sebagai Pj.Gubenur Banten di Masa Transisi
Ucok Demanta, Siap Menjalankan Amanah Sebagai Pj.Gubenur Banten di Masa Transisi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Indeks Berita