Kena OTT KPK, Bupati Ponorogo si pemecah mitos diperiksa di Mapolres?

Seusai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko belum diketahui keberadaannya.
Sejumlah kendaraan berjenis Toyota Fortuner juga terlihat keluar masuk rumah dinas bupati. Diduga sejumlah mobil tersebut berisi penyidik KPK.
Namun, dari sejumlah informasi yang dihimpun, Bupati Sugiri Sancoko sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolres Ponorogo.
Hal ini diketahui setelah sejumlah kendaraan berpelat luar Ponorogo keluar masuk Mapolres Ponorogo.
Bahkan, mobil dinas Toyota Fortuner AE 1015 ZZH yang diduga milik Sekretaris Daerah Agus Pramono, juga masuk ke halaman Mapolres Ponorogo.
Dikabarkan ada dugaan juga Sekda Ponorogo juga menjadi salah satu pelaku yang tertangkap tangan oleh KPK.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Jumat (7/11/2025).
OTT ini terkait kasus dugaan korupsi dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pecahkan mitos Bupati Ponorogo
Setelah terpilih sebagai Bupati Ponorogo dalam Pilkada 2024, Sugiri Sancoko dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Kamis (20/2/2025) silam.
Setelah terpilih sebagai Bupati Ponorogo dalam Pilkada 2024, Sugiri Sancoko dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Kamis (20/2/2025) silam.
Dalam hal ini, Sugiri telah menjabat sebagai Bupati Ponorogo periode kedua selama 10 bulan.
Kang Giri sapaan akrabnya menjadi Bupati Ponorogo periode 2025-2030.
Kang Giri merupakan putra asli Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Ia memimpin Bumi Reog dalam dua periode. Artinya mitos Pilkada Ponorogo tidak ada Bupati menjabat dua periode berturut-turut terpecahkan.
Mitos tersebut menyatakan bupati terpilih di Ponorogo bergantian antara wilayah timur dan barat Sungai Sekayu, yang membelah Ponorogo menjadi dua bagian.
Misalnya, pada Pilkada 2005, Muhadi Suyono yang berasal dari Kelurahan Mangkujayan (etan kali) terpilih sebagai bupati, kemudian digantikan oleh Amin dari Kecamatan Kauman (kulon kali) pada 2010.
Kemudian Pilkada 2015, Ipong Muchlissoni dari Patihan Wetan (etan kali) memenangi kontestasi menggantikan Amin.
Pola ini terus berlanjut hingga Pilkada 2020, di mana Sugiri Sancoko dari Kecamatan Sampung (kulon kali) mengalahkan Ipong Muchlissoni (etan kali).
Lalu juga mitos tidak ada bupati dua periode berturut-turut bisa memimpin bumi reog. Hal tersebut juga terbikti selama 2005 sampai 2020.












