Kasus Dugaan Pemalakan Rp 5 Triliun, Ketua Kadin Cilegon Diperiksa Polisi

Kasus Dugaan Pemalakan Rp 5 Triliun, Ketua Kadin Cilegon Diperiksa Polisi
Foto: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon Muhamad Salim.
HUKUM
Jumat, 16 Mei 2025  00:58

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon Muhamad Salim memenuhi panggilan Polda Banten pada Kamis (15/5/2025).

Pemanggilan tersebut untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pemalakan proyek strategis nasional (PSN) milik PT Chandra Asri di Cilegon.

Kehadiran Salim menyusul viralnya informasi mengenai sekelompok pihak yang diduga meminta jatah proyek senilai Rp 5 triliun kepada pelaksana proyek tanpa mekanisme lelang.

"Belum selesai. Nanti saja, belum ada komentar," ujar Salim singkat saat dikonfirmasi wartawan seusai pemeriksaan di Mapolda Banten.

Informasi yang berkembang menyebutkan adanya dugaan permintaan pembagian pekerjaan proyek oleh kelompok tertentu kepada anggota Kadin Cilegon, tanpa proses lelang resmi.

Dugaan praktik tidak sehat ini memicu kekhawatiran atas iklim investasi yang tidak kondusif.

Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto membenarkan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. “Kami tengah menyelidiki kasus ini secara menyeluruh,” tegas Didik terkait kasus ketua Kadin Cilegon.

Proyek perluasan pabrik milik PT Chandra Asri Alkali (bagian dari grup PT Chandra Asri Pacific) merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan investasi mencapai Rp 15 triliun.

Proyek ini berada di Kawasan Industrial Estate Cilegon dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Banten.

Namun, kasus dugaan pemalakan ini menjadi catatan negatif yang dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran proyek strategis dan mengurangi minat investor di wilayah tersebut.

TAG:
#kadin
#cilegon
#investor
#pengusaha
#polda banten
Berita Terkait
Polisi gerebek dua pabrik oli palsu di Tangerang, disita oli menyerupai merek-merek terkenal
Polisi gerebek dua pabrik oli palsu di Tangerang, disita oli menyerupai merek-merek terkenal
Polisi gerebek dua pabrik oli palsu di Tangerang, disita oli menyerupai merek-merek terkenal
Polisi gerebek dua pabrik oli palsu di Tangerang, disita oli menyerupai merek-merek terkenal
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Ekshumasi Sutrimo rampung, butuh 2-3 minggu ungkap penyebab kematian
Ekshumasi Sutrimo: Dokter forensik dalami buih keluar dari mulut
UHN Sugriwa Lahirkan 608 Sarjana, Rektor Dorong Bangun Daerah
Evakuasi Korban Kapal Penumpang Terbakar di Selat Lombok Masih Berlangsung: 173 Orang Berhasil Dievakuasi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar di Perairan Sekotong ​
Indeks Berita